Walikota Sibolga H. Jamaluddin Pohan saat menjalani vaksinasi Covid-19 tahap kedua di Aula Nusantara I, Sibolga, Selasa (6/4/2021)

Jakarta,  NAWACITAPOST – Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin meminta masyarakat untuk tidak melakukan euforia berlebihan usai melakukan vaksinasi, mengingat kenaikan kasus baru Covid-19 yang diduga akibat adanya euforia usai menjalankan vaksinasi Covid-19, diketahui pada 5-14 April terjadi penurunan kasus menjadi 32.740 kasus, lalu naik sebesar 14,1 persen menjadi 37.353 kasus pada 12-18 April 2021.

 

“Jangan sampai seperti India dan Brazil (kasus) meningkat sangat tajam usai divaksinasi, masyarakat harus disiplin menerapkan protokol kesehatan, sebab usai mendapatkan vaksin, tidak berarti tubuh bisa kebal sepenuhnya dari infeksi virus Corona karena potensi tertular dan menularkan Covid-19 tetap masih ada. Masyarakat untuk tetap menerapkan 5M meskipun sudah divaksin, Hal ini sebagai upaya untuk melindungi diri dan keluarga dari terinfeksi Covid-19,” kata Azis, Rabu (21/4/2021).

 

Politisi Partai Golkar itu mendorong pemerintah daerah (pemda) dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 agar tidak lengah dan tetap waspada terhadap potensi kenaikan kasus Covid-19 meskipun program vaksinasi tengah berjalan, yakni dengan menggencarkan kembali testing dan tracing yang diimbangi treatment yang tepat untuk memutus rantai penularan Covid-19.

“Pemda melalui Dinas Kesehatan untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 secara agresif guna mempercepat terciptanya kekebalan masyarakat (herd community),” tutur Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) itu

Baca juga :  Memeriahkan HUT RI ke 76, Kakanwil Kemenkumhan Bengkulu Imam Jauhari Tinjau Lansung Pemasangan Bendera & Umbul Umbul