Nama Masjid Jokowi Ada Di UEA, Jalan Tol Japek Nama Pemimpin Abu Dhabi, Anehnya Fadli Zon Yang Meriang

0
193

Jakarta, NAWACITAPOST – Wajar, patut dan pantas. Jika negara kita berhubungan secara menguntungkan dalam berbagai bidang khususnya ekonomi. Saking akrabnya, nama kedua pemimpin di negara masing-masing ada di negaranya (Masjid dan  Jalan Tol). Seperti yang dilakukan Uni Emirat Arab (UEA) dengan ibukotanya Abu Dhabi.

Baca Juga : Masjid yang Desainnya Mirip Sheikh Zayed Mosque Akan Berdiri di Solo

Nama jalan dan masjid di UEA nama Jokowi ada. Demikian sebaliknya nama  Masjid Raya Sheikh Zayed Solo merupakan replika dari Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi dan dilengkapi Islamic Center dengan anggaran 5,7 triliun rupiah.

Baca Juga : Investasi UEA untuk Indonesia Bernilai Rp 314 Triliun

Tidak ada yang salah, apalagi dipermasalahkan. Bahkan kabarnya, khusus pembangunan Masjid di Solo tersebut, semua anggarannya dari Abu Dhabi. Pemerintah Indonesia dan Pemkot Solo tak mengeluarkan sepeserpun.  Hanya menyediakan tanah saja dengan ukuran cukup luas. Termasuk perawatan Masjid, biayanya dari UEA. Tol Japek Elevated Jakarta, diberi nama Mohammed Bin Zayed (MBZ).

Salah satu negara kaya di Timur Tengah, yang beberapa orang kayanya memiliki klub sepak bola papan atas di liga Inggris dan liga Perancis. Begitu empati dan peduli terhadap pembangunan tempat ibadah (Masjid) di nusantara.

Sementara Masjid  yang diberi nama Jokowi di UEA, seluruh anggaran dan tanahnya dari Abu Dhabi. Daya tampungnya 1000 untuk pria dan 250 buat wanita. Perawatannya jangan tanya, jelas dari mereka.

Saking dekatnya hubungan Jokowi dengan  MBZ.  Ramadhan dan lebaran saling bersapa ria melalui sarana komunikasi telepon.

Terkait nama jalan tol Japek MBZ. Fadli Zon yang lagi diistirahatkan dari panggung politik oleh Prabowo Subianto, ternyata masih memparmasalahkan nama MBZ di tol Japek.  Apa jasa MB bagi Indonesia? Begitu Fadli mempertanyakan.

Fadli, sepertinya belum bisa menerima hal positif, apa yang dilakukan Presiden Jokowi?

Padahal Jokowi  tidak melas-melas ke MBZ  untuk namanya ada di Masjdi di UEA. Demikian juga Jokowi katakan silahkan bangun Masjid di Solo tapi gunakan uangnya dari Abu Dhabi. Itulah prinsip Jokowi yang disenangi MBZ dan rakyat UEA.

Semakin iri saja Fadli, kalau seandainya, UEA ikut bangun Ibu Kota Negara  (IKN) di Kalimantan. Fadli hanya mengatakan dengan kalimat sama, apa jasa MBZ untuk Indonesia? Jawabnya bangun masjid di Indonesia dengan uangnya, demikian IKN bisa jadi (nanti) karena bantuan tanpa mendikte diantara kedua negara.

Bisa-bisa Fadli meriang melihat Masjid di Solo dan IKN jadi.