Baca Juga : Panen Kentang Perdana Di Humbahas, Menko Marinves Luhut Binsar Panjaitan : Petani Dan Penjamin Harus Jelas
SAAT belum disentuh Pemerintah Pusat (Kementrian Pertanian, Kemenko Marivest dan PUPR) serta Pemerintah Daerah (Pemda) Humbahas. Kawasan seluas 215 hektar itu masih hutan lebat, pohon pakis banyak tumbuh. Infrastruktur belum ada.
Keterlibatan Pemerintah pusat mulai dilakukan pada tahun 2020. Setelah aturan dibuat untuk kepentingan berbagai pihak. Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dilibatkan dalam membuka lahan, agar infrakstuktur dikawasan itu bisa dijangkau. Menteri pertanian melalui Dirjen Hortikultura dilbatkan hanya sebagai pelaksana (sporting atau motivator), kedua kementiran itu dipimpin Kemenko Marivest. Sementara yang punya rumah di Humbahas adalah Pemda termasuk petani di kawasan tersebut.
Demikian benang merah yang bisa dipetik dalam perbincangan Komisaris Utama nawacitapost.com, Faigiziduhu Ndruru didampingi Kepala Biro Kerjasama dan Pengembangan Usaha Edward Batubara dengan Sekretaris Direktur Jenderal (Sesditjend) Hortikultura, Retno Sri Hartati Mulyandari didampingi Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementrian Pertanian Tomy Nugraha di ruang kerja Sesditjen Hortikultura, Jakarta Selatan, Senin (12/4/2021).
Kiri ke kanan ; Kepala Biro Kerjasama dan Pengembangan Usaha Nawacitapost.com Edward Batubara, Sesditjen Hortikultura Retno Sri Hartati Mulyandari dan Komisaris Utama Nawacitapost.com Faigiziduhu Ndruru, Kementrian Pertanian, Senin (12/4/2021).
Lanjut Retno yang didampingingi Direktur STO, kawasan lumbung nasional Humbahas yang pembukaan lahannya dimulai September – Nopember 2020. Desember 2020 mulai ditanami bibit bawang merah, cabai, bawang putih, kentang dan tanaman lainnya. Saat ini sudah mulai menampakan hasil nyata (panen) yang bisa mensejahterakan petani di Humbahas.
Ditambahkan pula oleh Direktur STO Kementrian Pertanian, bahwa apa yang telah dilakukan Kementriannya bersama Pemda Humbahas tentu dengan melibatkan petani setempat dilakukan dengan publikasi melalui media yang ditetapkan Pemda Humbahas. Intinya, setiap kegiatan petani di Humbahas khususnya lumbung nasional ada dokumentasinya.
Retno menegaskan bahwa lumbung nasional Humbahas berjalan sesuai rencana dan tetap dalam koridor melibatkan petani setempat, sehingga tujuan utama mensejahterakan masyarakat bisa tercapai.