Pengamat : SBY Tunjukkan AHY Sebagai Ketum Demokrat dari Hasil Kudeta

0
431
Foto : SBY dan AHY

Jakarta, NAWACITAPOST– Pengamat politik, Salim Said mengatakan bahwa Susilo Bambang Yudhoyono sebagai sosok yang terlebih dahulu melakukan kudeta terhadap partai Demokrat.

Sementara itu, dilansir Nawacitapost dari Solopos.com, Minggu (14/3) lalu, yang berdasarkan informasi dari orang—orang di balik KLB tersebut, ada ketidakpuasan atas terpilihnya AHY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat pada 2020.

Salim menjelaskan lebih jauh bahwa penyelengara KLB Deli Serdang tersebut menilai SBY yang lebih dahulu melakukan kudeta terhadap Partai Demokrat dengan menjadikan anaknya sebagai ketau partai.

“Saya menghubungi orang-orang itu. Jawaban mereka, itu yang melakukan kudeta pertama tersebut adalah Pak SBY terhadap orang Demokrat dan menjadikan anaknya menjadi ketua partai,” ujarnya saat diwawancara Karni Ilyas dalam video yang diunggah di akun Youtube, Karni Ilyas Club, Kamis (11/3) lalu.

Salim, menyebutkan bahwa orang –orang itu menilai SBY telah membuat satu cara sehingga AHY dapat terpilih menjadi pimpinan Partai Demokrat tanpa kontroversi.
Menurut dia, mantan Presiden RI keenam itu selama ini seringkali mengkrikitisi, Praktik nepotisme di tubuh partai.

“Yang menarik mereka juga bilang berkali kali Pak SBY menyerang orang-orang yang nepotisme, namun mengangkat anaknya menjadi ketua partai menggantikan diri menjadi ketua partai. Orang-orang itu mengatakan kita tidak pernah menduga Pak SBY mendorong anaknya yang masih mudah itu,” ucapnya.

Dia mengaku pernah berinteraksi dengan AHY semasa mengenyam pendidikan milter di Magelang. Ia mengakui AHY sebagai anak muda yang pintar dan baik.

Menurut dia orang-orang di balik KLB menilai pengangkatan AHY sebagai Ketua Partai Demokrat sebagai langkah yang dipaksakan.

“Persoalannya karena ada orang –orang partai, senior-senior yang bekerja untuk mensukseskan ikut mensukseskan laihirnya democrat dan untuk memenangkan Pak SBY,” ucapnya.

Untuk diketahui, KLB itu menetapkan Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko sebagai ketua umum Partai Demokrat untuk periode 2021-2025 menggantikan Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY yang merupakan putra sulung SBY.