Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal Ulama dan Tokoh Lintas Agama di Semarang

0
88
Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Jawa Tengah turut meninjau jalannya pelaksanaan vaksinasi massal yang secara keseluruhan diperuntukkan bagi kurang lebih 1.000 penerima vaksin. (setneg)
Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Jawa Tengah turut meninjau jalannya pelaksanaan vaksinasi massal yang secara keseluruhan diperuntukkan bagi kurang lebih 1.000 penerima vaksin. (Setneg)

Semarang, NAWACITAPOST – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal bagi para ulama dan tokoh lintas agama  di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Rabu (10/3).

Di sela-sela kunjunganya tersebut, Jokowi melihat jalannya pelaksanaan vaksinasi massal yang secara keseluruhan diberlakukan kepada kurang lebih 1.000 penerima vaksin.

“Saya melihat semuanya berjalan sangat baik, dari manajemennya rapih, prosesnya juga lancar, dan kita berharap mereka yang sudah divaksin dapat terlindungi agar tidak terpapar Covid-19 dan aktivitasnnya di dalam rangka keagamaan bisa berjalan dengan baik,” ucap Presiden Jokowi.

Selain itu, penyelanggaraan vaksinasi massal dilakukan dengan protokol kesehatan. Bahkan Presiden Jokowi sempat berbincang dengan sejumlah peserta vaksinasi dan meninjau tahapan vaksinasi seperti registrasi ulang peserta, kondisi kesehatan, sampai tindakan observasi bagi yang telah menerima suntikan dosis vaksin.

Untuk diketahui, terdapat para ulama dan tokoh lintas agama yang sedang menjalanin vaksinasi yaitu, K.H. Ahmad Muwafiq.K.H. Ubaidullah Shodaqoh, Pdt.Erinchan Naibaho, Pdt.Tjahjadi Nugroho, Anak Agung Ketut Darmaja, Bhikku Dittisampanno Thera, dan Adi Praktito (penghayat).

Presiden juga berharap agar pelaksanaan vaksinasi massal yang diperuntukkan bagi para ulama , tokoh lintas agama, dan para santri juga segera dilakukan di daerah-daerah lainnya.

“Kita harapkan semakin banyak dari warga kita yang divaksinasi. Ini akan memberikan sebuah kekebalan komunal dan kita berharap laju penularan Covid-19 bisa kita cegah,” terangnya.