Rizieq Shihab  Dipenjara, Palestina, Rohingya dan Uighur Tak Peduli

0
169
Rizieq Shihab Dipenjara

Jakarta, NAWACITAPOST – Saat FPI belum dibubarkan dan dilarang Pemerintah (30 Desember 2020).  Kelompok  ini sangat gencar lakukan aksi demonya. Hampir setiap hari, jalanan utama di Jakarta di lalui, dan menjadi macet.

Baca Juga : FPI Ganti Nama, Polri : Tak Terdafatar, Dibubarkan

Istana Negara dan DPR adalah tempat menyuarakan suaranya secara lantang. Aksiya selalu anarkis, dan membuat kegaduhan. Bangga kalau jumlahnya banyak, walaupun demonya tak bermanfaat banyak.

Demo membela Palestina, pengungsi Rohingya (Burma) dan Uighur (Tiongkok). Bukan hanya sekedar topik yang diperbincangkan, melainkan harus diwujudkan. Aksi demo itulah wujud nyata kelompok yang terkenal dengan pakaian serba putihnya.

Boleh dikatakan pembelaan kelompok bercorak preman itu dalam soal jumlah demo mengalahkan demo mahasiswa. Setiap kelompok ini berdemo. Macet sudah pasti, mengganggu aktivitas masyarakat apalagi, berkonflik dengan elemen lain itu yang diharapkan mereka.

Yang jelas catatan mereka demo bukan positif kearah baik, hasilnya negatif (tidak mendapat simpati rakyat).

Kembali kepada pembelaan yang mereka bela. Palestina, Rohingya dan Uighur. Hasilnya tak mereka dapatkan dari yang mereka bela. Mau bukti? Ditahan atau dipenjara Rizieq Shihab, suara dari yang mereka bela tak terdengar, kesannya (yang dibela FPI) tak mau tahu dan tak mau peduli terhadap yang namanya FPI. Itu tandanya FPI sudah terkubur hidup-hidup, yang dibela ikut mengukuburkannya. Atau kiasannya yang dipaksa dicocok-cocokan  habis manis sepah dibuang, bisa juga habis dibela, yang dibela tutup mata. Jadi berlaku tabur tuai.

Yang jelas dan pasti, menabur kebaikan pasti tuaiannya berlipatganda kebaikan. Sebaliknya yang menabur kejahatan tuaiannya berlipatganda kejahatannya. Lalu, dimanakah posisi FPI diantara tabur tuai itu?

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here