Pelaku Usaha Minta Polisi Jamin Keamanan, Sarman Simanjorang : Kapolri Baru Berantas Pungli

0
393
Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kadin DKI Jakarta, Sarman Simanjorang

Jakarta, NAWACITAPOST – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) yang diketuai Menkopolhukam Mafud MD telah menyerahkan lima nama calon Kapolri kepada Presiden Joko Widodo sejak Kamis (7/1/2021). Kelima nama tersebut menyandang Jenderal Bintang 3 Kepolisian dengan jabatan berbeda.

Baca Juga : Calon Kapolri, Kompolnas Usulkan 5 Nama Ke Jokowi, Masyarakat Inginkan Lisytyo Sigit Prabowo

SEMENTARA itu Sarman Simanjorang, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kadin DKI Jakarta menaruh perhatian besar terhadap Kapolri Baru.  Sarman menyebut calon Tri Batra 1 dapat melanjutkan kolaborasi yang sudah dilakukan dengan TNI, Satgas Covid-19, BNPB, Kementerian Kesehatan, dan instansi lainnya dalam penanganan pandemi Covid-19.

Terutama kebijakan Pemerintah tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)  Jawa Bali  (11 – 25 Januari 2021) dapat berjalan sesuai yang diharapkan. Sebab, lanjut Sarman penerapan PPKM diharapkan dapat mengendalikan dan menekan penularan Covid -19.

Sanksi tegas saat PPKM perlu diberlakukan kepada yang melanggar protokol kesehatan (prokes). Supaya ada efek jera dan zero pelanggaran prokes, tegas Ketua Umum DPD HIPPI DKI Jakarta.

Sangat dinanti peran tegas Kapolri pengganti Idham Aziz, mampu menciptakan iklim usaha dan investasi kondusif, selain mencegah juga mampu mendeteksi berbagai ancaman keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk praktek pungli  yang merugikan masyarakat dan pelaku usaha.

Wakil Ketua Umum  Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI)  wajar berharap banyak kepada Kapolri Baru, sebab pandemi covid-19  yang masih berlangsung  selama  10 bulan dan belum mereda sampai saat ini. Pelaku usaha kelas menengah ke bawah terkena dampaknya. Maka Kapolri baru bisa menekan laju covid, dan pelaku usaha bisa bergeliat kembali, dan ekonomi Indonesia bisa normal dan tumbuh seperti sedia kala, pinta Sarman.

Tentu prediksi yang disampaikan Sarman, didasakan pada kajian dan pencermatan yang matang. Berbagai aspek menjadi pijakan pertimbangannya.

Selain pergaulan luas, dan kerap menjadi narasumber atau pembicara diberbagi media, seminar, dan diskusi (saat ini dilakukan secara webinar) dalam keahliannya sebagai pengamat kajian ekonomi makro dan mikro, Sarman tak perlu diragukan lagi.