Transparansi Rutan Sanggau, Acip Rasidi : Warga Binaan Mendapatkan Haknya Secara Baik

0
338
Kepala Rutan Sanggau Acip Rasidi

Jakarta, NAWACITAPOST –  Siapa bilang Rumah Tahanan (Rutan) itu angker dan menyeramkan. Boleh dikatakan tempat narapidana  atau kumpulan orang jahat. Tunggu dulu pandangan itu kolot dan terbelakang.  Era kekinian Rutan bukan lagi terkenal dengan sebutan skpetis tersebut.

Baca Juga : 172 Narapidana Rutan Sanggau, Kalbar Di Asimilasi

Narapidana itu saat ini dikatakan sebagai warga binaan. Artinya ada nilali positif dalam rutan bisa tereksplor sehingga menghasilkan daya  energi buat warga binaan tersebut, ketika kembali ke keluarga dan masyarakat. Untuk mencapainya dilakukan dengan berbenah.

Begitu juga yang diterapkan Rutan Kelas II B  Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat. Berbenah selain menjadikan Rutan Kelas II B sanggau bertambah baik. Lebih dari itu ada nilai-nilai kearifan dasar humanis yang bisa menjadi bekal dan modal bagi pegawai dan penghuni Rutan dalam simboisis menguntungkan kedua belah pihak demi tujuan maksimal bagi kemajuan Rutan Sanggau khususnya.

 

Kepala Rutan Sanggau Acip Rasidi

Acip Rasidi menerapkan  transparansi dan akuntabel di Rutan kelas IIB Sanggau. Tujuannya warga binaan mendapatkan hak-haknya dengan baik dan tepat.

Dirinya juga memastikan bahwa di Rutan kelas IIB Sanggau,tidak ada Pungli maupun biaya biaya yang membebankan keluarga maupun Warga binaan.

 

“Disini juga kita pastikan bahwa di Rutan Sanggau untuk mengurus segala sesuatu atau pelayanan di rutan sanggau tidak ada biaya ,kalau ada biaya tolong informasikan kepada kami melalui nomor Handphone yang sudah kami sediakan didepan dan kita akan tindak tegas” tutur Kepala Rutan Kelas II B Sanggau Acip Rasidi, Selasa (20/10/2020) Malam.

Intinya, warga binaan Rutan Sanggau harus bertambah baik bukan bertambah baik, maka transparansi menjadi kekuatan kami, tegas Acip