Sarman Simanjorang (kanan) Bersama Bupati Tangerang Bapak Ahmed Zaki Iskandar dan Bupati Nias Sokhiatulo Laoli Batik Merah lengan panjang), dan Bupati Tangerang (Ahmed Zaki Iskandar) melihat fasilitas olahraga Off Road di Bumi Serpong Damai (BSD) Kabupaten Tangerang, Desember 2020

Jakarta, NAWACITAPOST – Pria kelahiran Tuhego II, Gunungsitoli Idanoi, Gunungsitoli Sumatera Utara (Sumut) 30 September 1958  adalah Bupati Nias.

Baca Juga : Sarman Simanjorang, Anak Petani Yang Berserah Kepada Tuhan

SELAIN sebagai orang nomor satu di Nias, Sokhiatulo kerap juga  menduduki posisi penting diberbagai organisasi, seperti organisasi Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Asosiasi Kontraktor Seluruh Indonesia, Gabungan Kontraktor Seluruh Indonesia (Gapeksindo), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia, Ketua Umum Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI). Selalu rendah hati dan berjiwa sosial tinggi.

Sudah banyak Sumber Daya Manusia (SDM) yang terinspirasi kepadanya, baik secara  komunitas Nias maupun organisasi lainnya yang berskala nasional.

Sosoknya yang  cerdas, disiplin, tegas dan wibawa dan cerdas menjadi modal dalam mengambil keputusan penting bagi kemajuan Nias.

Sarman Simanjorang menyebutnya “Nias dibawah kepemimpinan Pak Laoli, mampu berbenah diri. Terbukti dengan adanya penerbangan direct (langsung) dari Jakarta ke Nias setiap hari dan daerah lainnya di Indonesia dari dan menuju Nias,” jelas Direktur Eksekutif Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), ketika dihubungi nawacitapost melalui sambungan WhatsApp, Selasa (22/12/2020) malam

Ketua umum DPN Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Jend. TNI (Purn) Dr. Moeldoko lantik Drs. Sokhiatulo Laoli, MM sebagai Koordinator HKTI Wilayah Sumatera bertempat di gedung Salak Madu, Jumat (31/1/2020).

Dirinya dan Sokhiatulo,  hubungan yang terjalin sangat dekat dan pernah di kepengurusan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia  (Hipmi), menambahkan bahwa Bupati Nias ini selalu memberikan pikiran-pikiran konstruktif bagi kemajuan Nias dan Indonesia pada umumnya, jelas Sarman.

Apalagi ayah dari Yorint M. Fangenano Laoli, Viera S Sevenia Laoli dan Bernand G Faatulo Laoli i selalu memperjuangan hak dan kewajiban para Bupati di APKASI yang jumlahnya mencapai 416 Kabupaten.

Latar belakang sebagai pengusaha yang melekat dalam dirinya  ditambah punya visi dan pandangan ke depan. Sehingga Nias menjadi maju dan diperhitungkan daerah sekitar.

Baca juga :  Lion Air Buka Rute Penerbangan Pontianak–Yogyakarta

Ditegaskan Sarman, Nias yang mempunyai potensi alam laut, budaya, bisa menjadi pariwisata yang maju pesat. Mimpi atau impian utama Laoli, Nias (baca : Kepulauan Nias) menjadi Provinsi  sendiri yang selalu diperjuangkan dalam berbagai kesempatan dan dirinya (Sarman) mendorong dan membantu akan hal tersebut.

Jika menjadi Provinsi, maka banyak investor yang menanamkan modalnya. Dan ini bisa mendorong bagi kemajuan Kepni, imbuh Sarman.

Sementara itu mantan Ketua Umum HIMNI Agustus Gea menyebut Bupati Sokhiatulo Laoli sebagai pribadi sederhana dan mau berkorban untuk organisasi (baca : HIMNI).

Terbukti, ketika dirinya (Agustus Gea) menjadi Ketua Umum HIMNI,  sangat mendukung, bahkan kantornya di Jalan Otista Jakarta, direlakan menjadi kantor DPP HIMNI (sekretariat), pungkas Agustus Gea dalam jawaban tertulis via whatsApp kepada nawacitapost, Selasa (22/12/2020) sore.