Jokowi mengatakan pada Rabu (18/11/2020). "Presiden nanti di depan atau di belakang? Kalau boleh dan diminta saya yang paling depan, saya siap," ucapnya.
Dia menyebutkan bahwa, ada lima kelompok prioritas penerima vaksin covid-19. Kelompok pertama akan diberikan ke tenaga medis, pelayanan publik, TNI-Polri, dan aparat hukum.
Baca Juga : Palsukan STNK dengan Menggunakan Jarum Pentul, Amplas, Pensil dan Penghapus
Jumlah target yang divaksinasi dalam kelompok pertama tercatat 3,49 juta orang. Vaksin harus disiapkan dua kali lipat dari jumlah target, yakni 6,9 juta dosis. Kelompok kedua yang diprioritaskan ialah masyarakat golongan tertentu, termasuk di dalamnya tokoh agama, perangkat daerah, dan sebagian pelaku usaha. Ada 5,62 juta orang yang bakal divaksin dengan total yang harus disediakan 11,24 juta dosis.
Kelompok ketiga ialah seluruh tenaga pengajar, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi. Total 4,3 juta orang yang bakal disuntikkan dengan jumlah 8,6 juta dosis vaksin. Dan kelompok keempat ialah aparatur pemerintah, mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga anggota legislatif. Total orang yang akan divaksin sekitar 2,3 juta dengan 4,6 juta dosis vaksin. Terakhir, penerima BPJS bantuan iuran tercatat 86 juta orang. Vaksin yang dibutuhkan sekitar 173 juta dosis.