Kapitra Ampera : Tidak Pernah Ada Revolusi Yang Menang Di Indonesia

0
252
Kapitra Ampera (kopiah hitam) dan Habib Rizieg Shihab (sorban putih), saat masih bersama..

Jakarta, NAWACITAPOST – Kabar kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieg Shihab ke Indonesia info yang dinantikan para pengikutnya. Namun bagi  kebanyakan orang, tak ada pengaruhnya soal kepulangan orang ini. Rakyat sudah cerdas dan tak bisa dibodohi lagi.

BAHKAN mantan pengacara HRS, Dr. Kapitra Ampera SH, MH menyebut, Gatot menggandeng HRS untuk melakukan revolusi misalnya. Itu tidak akan pernah berhasil dan menang di Indonesia.

Kapitra yang saat ini menjadi politisi non struktural di PDIP, bahwa HRS belum akan pulang dalam waktu dekat.  Sementara pernyataan HRS pulang akan memimpin revolusi.  Justru itu merugikan pendiri FPI ini.

Bisa dikatakan, belum pernah sejarahnya Di Indonesia pemborontak menang.  Mereka itu  akan berhadapan dengan angkatan perang negara (TNI dan Polisi) yang memiliki mesin perang, ujar tokoh perdamaian ini menjelaskan.

Maka, ketika situasi kesolidan atau kekompakan umat islam berbeda waktu menyikapi kasus Ahok. Umat islam sekarang, melihat permasalahan  tidak lagi didasari emosional keagamaan, tetapi pada realitas kehidupan, tegasnya.

Jadi, kalau HRS pulang lalu memimpin revolusi,  maka penolakan itu muncul dari umat Islam itu sendiri. Pasalnya, ormas terbesar itu ada pada NU dan Muhammadiyah yang sangat realistis dalam menyikapi perbedaan.  Aapalagi Wakil Presiden  KH Ma’ruf Amin dari kalangan NU.  Yang paling penting, kelompok HRS yang juga FPI ini harus menyuarakan penciptaan kedamaian dan kerukunan bangsa bukan perpecahan, pungkasnya.