Najwa Shihab Dilaporkan ke Polda Metro Jaya ?

0
289

NAWACITAPOST- Ketua Umum Relawan Jokowi Bersatu, Silvia Devi Soembarto, melaporkan Najwa Shihab ke Polda Metro Jaya terkait kursi kosong yang memicu pandangan buruk kepada Pemerintah. Kini ramai dibahas khalayak.

Silvia melaporkan Najwa Shihab pada Selasa (6/10/2020) dengan alasan aksi mewawancara kursi kosong yang memicu pandangan buruk kepada Pemerintah saat ini. Pada hari yang sama Najwa Shihab menyampaikan pernyataan resmi. Laporan ini justru membuat video interviu kursi kosong viral lagi di YouTube. Aksi Najwa Shihab mewawancara kursi kosong yang berujung pada laporan ke Polda Metro Jaya.

Pada 28 September 2020, sebuah video berdurasi empat menitan mengudara di kanal YouTube Najwa Shihab. Tak biasanya, tuan rumah Mata Najwa mengajukan pertanyaan kepada kursi kosong. Najwa Shihab “membombardir” kursi kosong dengan sekitar 10 pertanyaan.

Salah satu pertanyaan tajam sang presenter yakni, “Yang jelas bukan hanya desakan ke Presiden, tapi publik di antaranya lewat petisi meminta kebesaran hati Anda untuk mundur saja. Siap mundur, Pak?”

Baca Juga : Mantan Direktur Utama BTN Terima Gratifikasi Miliaran, Resmi Jadi Tersangka

Aksi ini ramai dibahas warganet +62. Kata Najwa Shihab dan Mbak Najwa trendi di Twitter. Sejumlah meme seputar “menghilangnya” sang Menteri bertebaran di medsos, dari Najwa Shihab wawancara virus Corona hingga menjadi dosen pembimbing skripsi.

Sementara, Ketua Umum Relawan Jokowi Bersatu, Silvia Devi Soembarto, mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan Najwa Shihab terkait aksi wawancara kursi kosong. Silvia beralasan. Kejadian wawancara kursi kosong Najwa Shihab melukai hati sebagai pembela presiden karena Menteri Terawan adalah representasi dari Presiden Joko Widodo. Laporan itu belum diterima kepolisian. Polisi belum merilis bukti laporan dan menyarankan Kedatangan Ketua Umum Relawan Jokowi Bersatu, Silvia Devi Soembarto, ramai diberitakan media nasional dan sampai ke telinga Najwa Shihab.

Najwa pun mengunggah pernyataan resmi di akun Intragram. Salah satu poin penting yang disampaikan Najwa Shihab dalam pernyataannya, yakni Jika memang ada keperluan pemeriksaan, tentu bersedia dan siap memberikan keterangan di institusi resmi yang mempunyai kewenangan untuk itu.