Polisi Berpangkat AKBP Diduga Peras Perajin Jamu Hingga Miliaran Rupiah

0
429
Polisi Berpangkat AKBP Diduga Peras Perajin Jamu Hingga Miliaran Rupiah

Jakarta, NAWACITAPOST- Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri menyelidiki informasi mengenai adanya oknum polisi di Mabes Polri yang diduga memeras para perajin jamu di Desa Gentasari, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Hal ini di sampaikan oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono. Dia mengatakan pada, Selasa (6/10/2020). Sedang dilakukan penyelidikan oleh Propam. Oknum polisi itu disebut berpangkat AKBP dan bertugas di Mabes Polri.

Menurut keterangan salah satu korban, akumulasi kerugian yang diderita para korban mencapai lebih dari Rp 7 miliar. Argo pun memastikan Polri akan menindak oknum tersebut jika terbukti melakukan pelanggaran. Kalau memang ada dan terbukti akan ditindak.

Baca Juga : Langkah dan Cara Menjaga Kehamilan di Tengah Pandemi Covid-19

Salah satu korban bernama Mulyono mengatakan di lapangan Desa Gentasari, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin (5/10/2020). Dugaan pemerasan bermula dari penangkapan perajin jamu dengan tuduhan melanggar undang-undang. Akan tetapi, menurut dia, para perajin jamu yang pernah ditangkap oleh oknum polisi selama ini tidak pernah diproses di pengadilan. Ditahan di Bareskrim, belum ada (yang diproses di pengadilan). Kemudian dilepas, disuruh cari uang. Para perajin jamu yang ditahan akan dibebaskan dan diberi tenggat waktu untuk menyerahkan sejumlah uang sesuai dengan nominal yang ditentukan.

Banyak perajin jamu di desa setempat turut menjadi korban dugaan pemerasan dengan nominal yang beragam. Korbannya banyak sekali, tidak terhitung. Per orang relatif, ada yang Rp 300 juta, Rp 500 juta, Rp 1,7 miliar, ada juga yang Rp 2,5 miliar. Ratusan perajin dan pekerja jamu tradisional pun menggelar demonstrasi di lapangan desa tersebut dan menuntut oknum polisi diadili serta dipecat.