Luhut ke Gatot Nurmantyo : Pangkatmu 4 Bintang, Kau Jangan Sok Pahlawan!

0
292
Luhut ke Gatot Nurmantyo : Pangkatmu 4 Bintang, Kau Jangan Sok Pahlawan!

Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyindir kelompok yang disebutnya tetap menyalurkan birahi politik di masa pandemi covid-19 saat ini. Ia meminta agar orang-orang tersebut menahan birahi politiknya selama pandemi Covid-19 karena membahayakan nyawa masyarakat. Luhut mengatakan dalam acara Mata Najwa yang disiarkan secara langsung di Trans7, Rabu malam (23/9).  Jadi misalnya berkumpul ramai-ramai itu Najwa, itu seperti misalnya ada orang, pikiran-pikiran politiknya dikontrol lah birahi kekuasaannya dulu.

Foto : Luhut

Baca Juga : Ilham Aidit : KAMI Hanyalah Segelintir Orang Kalah Ambisi Dalam Politik

Menurut Luhut, berkumpul ramai-ramai untuk tujuan politik berpotensi menciptakan cluster baru penyebaran corona. Akibat dia itu (berkumpul), tahu gak bahwa banyak cluster, sadar gak dia bahwa dengan berkumpul-kumpul ramai itu, bisa ada yang kena dan bisa mati hanya karena birahi kekuasaan saja, birahi politiknya saja. Itu yang harus dikendalikan dalam konteks sekarang ini. Agar kelompok tersebut menahan diri sampai pandemi Covid-19 selesai.

Luhut juga diduga menyindir mantan panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, Mantan Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsuddin dan para tokoh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Setelah pandemi Covid-19 selesai, mau demo, suka-suka kalian di situ. Tapi hari ini punya tanggung jawab. Mungkin pangkat, maaf mungkin bintang empat, mungkin mantan menteri, mantan ketua ini, but you have responsibility to the people of Republik Indonesia. Jadi kalau bikin ribut-ribut itu, dampaknya itu ada orang yang menjadi korban akibat ribut-ribut kalian itu.

Foto : Najwa Shihab

Baca Juga : Putra keempat DN Aidit, Ilham Aidit Tantang Gatot Nurmantyo : Jangan Cuman Koar – Koar

Najwa Shihab meminta Luhut memperjelas ucapannya, apakah yang dimaksud adalah deklarasi KAMI di Magelang. Dia mengatakan. Pak Luhut mau tanya langsung spesifik to the point yang di maksudkan deklarasi KAMI di Magelang beberapa waktu yang lalu itu yang menurut  birahi politiknya tidak bisa dikendalikan?. Jawaban Luhut. Najwa gak usah ngadu-ngadu. Siapa saja yang merasa itu silahkan direnungkan. Sebagai warga negara, renungkan setiap tindakan dalam situasi krisis semacam ini. Ia minta kepada kelompk tersebut untuk tidak menjadi sok pahlawan dan sok bersih. Jangan kalian sok paling pahlawan sendiri, sok paling bersih, jangan. Keadaan ini sekarang bicara soal nyawa manusia, bicara soal kemanusiaan. Katanya beragama. Ini salah satu tanggung jawab moral kalian kepada rakyat Indonesia.