Soal Gunting Bendera Merah Putih, Jangan Main-Main Dengan Hukum

0
591
Bendera Merah Putih

Jakarta, NAWACITAPOST-  Hanya gara-gara kesal kepada anaknya  yang berkebutuhan khusus berusia 5 tahun kerap memegang Bendera Merah Putih. DYH (36) ibu dari anak itu, menggunting bendera lambang negara Indonesia di depan anak tersebut untuk membuat efek jera pada anaknya. Kemudian ada yang merekam video. Dan, menyebarkannya ke Media sosial (Medsos). DYH tidak sendiri, ada  ISR (36), PO (40), dan AN (51).

Baca Juga : Istana Mengundang 17.845 Masyarakat untuk Hadiri Upacara 17 Agustus Secara Virtual

Tindakan empat orang itu yang melanggar aturan negara tersebut. Berhasil ditangkap Kepolisian Resort Sumedang dalam waktu  1 X 24 jam. Seperti ditegaskan Kapolres AKBP Dwi Indra Laksmana membenarkan kejadian video viral tersebut. Polisi juga sedang memeriksanya  Statusnya masih sebagai saksi. Polisi masih menyelidiki motif ibu-ibu menggunting bendera dan mengunggahnya ke media sosial, seperti diberitakan tribun Jabar.

Hal senada disampaikan Kasat Reskrim Polres AKIP Yanto Slamet, bahwa kami sedang melakukan pemeriksaan saksi-saksi perihal kejadian tersebut.

Saat ini Polres Sumedang tengah melakukan pendalaman terkait video itu. “Tapi, pemeriksaan sementara menyebutkan bahwa ibunya tidak mempunyai motif apa pun terkait kebencian terhadap Indonesia ataupun bendera kita,” ujarnya.

Penangkapan dan penahanan bendera yang digunting . Harus diterapkan  di wilayah hukum Indonesia. Agar mereka atau siapapun tidak boleh mengunting, membakar atau berlaku tidak patut pada Bendera Merah Putih. Sebab bendera itu harus tetap berkibar seluruh nusantara.

Intinya jangan main-main dengan hukum soal lambang negara yang begitu mudahnya digunting dan dirobek-robek.