Mendikbud Nadiem : Pembelajaran Jarak Jauh, Cara Belajar yang Tidak Ideal

0
179
Mendikbud Nadiem : Pembelajaran Jarak Jauh, Cara Belajar yang Tidak Ideal

Jakarta, NAWACITAPOST.com- Mendikbud Nadiem Makarim menyatakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) via daring (online) adalah cara belajar yang tidak ideal. Ada risiko besar yang berbahaya bagi anak-anak generasi pandemi COVID-19.

“Ada risiko krisis pembelajaran dan lost generation, ini risiko yang cukup menyeramkan,” kata Nadiem dalam webinar ‘Sistem Pendidikan di Tengah Pandemi COVID-19’ yang diselenggarakan oleh DPD Taruna Merah Putih Jawa Tengah, Minggu (30/8/2020) malam.

Dalam diksusi ini, hadir Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, serta Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih Maruarar Sirait. Hadir pula para guru, orang tua murid, hingga siswa sekolah.

Baca Juga : PM Israel Diam-Diam Bangun Hubungan Dengan Arab

Nadiem menjelaskan perihal risiko pembelajaran tatap muka dan juga risiko pembelajaran jarak jauh. Soal pembelajaran jarak jauh, risiko terbesarnya adalah anak-anak bakal keteteran belajar. Bukan hanya satu atau dua anak saja yang keteteran belajar, tapi satu generasi.

“Nggak ada yang pernah membicarakan risiko satu generasi masyarakat Indonesia yang pembelajarannya ketinggalan,” kata Nadiem.

Dampak nyata dari satu generasi yang terpotong fase belajarnya tidak bisa langsung dirasakan. Dampaknya baru nyata terasa pada tahun-tahun mendatang, saat generasi yang terpotong itu mulai tumbuh dewasa.

“Apa itu dampaknya? Kita tidak tahu karena baru setelah bertahun-tahun ke depan kita akan tahu. Tapi yang pasti, risiko itu sangat besar, semua badan riset sekarang menyebut itu juga,” kata Nadiem.

Risiko PJJ itu tak hanya membayangi Indonesia, namun juga semua negara yang dilanda pandemi COVID-19. “Apalagi di daerah di mana tidak ada fasilitas teknologi, internet, dan lain-lain,” kata Nadiem.

“Selama ini, sekolah yang menggelar PJJ mengeluhkan banyak kesulitan. Keluhan bukan hanya dari pihak sekolah saja namun juga dari orang tua murid. PJJ bukan situasi idea,”uacapnya.