BUMN Sepakati Proyek Alat Pendeteksi Virus Corona Dengan Uni Emirat Arab

0
233

NAWACITAPOST-.com- Penanganan pandemi covid-19 menjadi isu yang dibahas dalam pertemuan bilateral Menteri Luar Negeri Retno Edi Marsudi dan Menteri BUMN Erick Thohir dengan Uni Emirat Arab. Hasil pertemuan tersebut salah satunya menyepakati proyek alat pendeteksi virus corona dengan teknologi kecerdasan buatan.

Di sektor kesehatan ini, Indonesia akan berkerjasama dengan G42 Healthcare Holding. Kerja sama ini nantinya akan melibatkan dua perusahaan BUMN yaitu Kimia Farma dan Indofarma.

“G42 yang merupakan perusahaan teknologi kesehatan berbasis artificial intelligence (AI),” kata Retno dalam konferensi pers secara virtual, Sabtu (22/8/2020)

Retno menjelaskan, kerja sama G42 dengan Kimia Farma terkait vaksin pandemi. Sedangkan, Indofarma berhubungan dengan test kit atau artificial inteligent untuk mendeteksi virus covid-19.

Baca Juga : Gedung Kejaksaan Agung Terbakar, Penyebabnya Belum Diketahui

“Teknologi ini kita nilai akan membantu dalam tracing virus lebih cepat. Sehingga membantu aktivitas ekonomi yang aman,” jelasnya.

Dia menambahkan, kerjasama ini akan berlangsung untuk jangka panjang. Karena antara G42 dengan Kimia Farma dan Indofarma akan melakukan penelitian bersama, alih teknologi, dan penggarapan pasar bersama vaksin untuk Timur Tengah dan Benua Afrika.