BI : Gambar Uang Rp 75.000 Bukan Adat China Melainkan Asli Adat RI

0
176

NAWACITAPOST.com- Bank Indonesia merespons narasi viral yang menyebut ada baju adat China di Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia Rp 75.000. Bank Indonesia menegaskan itu tidak benar.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Marlison Hakim menegaskan, Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia Rp 75.000 itu asli adat Indonesia.

“Ada yang bertanya, itu di tengah sepertinya dari Tiongkok. Itu adalah baju adat dari Kalimantan Utara yaitu baju adat Suku Tidung,” kata Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Marlison Hakim, dalam jumpa pers virtual, Selasa (18/8/2020).

Ia menjelaskan bahwa pemilihan baju adat untuk ditampilkan di uang Rp 75.000 telah melalui proses panjang. Bank Indonesia sudah berdiskusi dengan budayawan hingga sejarawan. Tak hanya itu, pemerintah daerah juga dilibatkan.

Baca Juga : Antisipasi Gangguan Kamtib, Polres Madina Datangi Lapas Kelas IIB Penyabungan

“Kita koordinasi dengan pemerintah daerah setempat, dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Kita bahas dengan UPT adat Suku Tidung di Kaltara. Mereka yang kemudian menyerahkan pakaian adat dari Kaltara,” ungkapnya.

Masyarakat dapat mengecek sendiri soal baju adat Suku Tidung ini. Bank Indonesia menegaskan baju adat yang ditampilkan bukan dari China.

“Coba cari di Google, pakaian adat daerah Suku Tidung. Keluarlah seperti itu, anak-anak seperti itu. Bukan dari Tiongkok, ini asli dari Indonesia,” tegas Marlison.

Sebelumnya diberitakan, narasi tuduhan ‘baju adat China’ di uang baru ramai beredar di media sosial, salah satunya berasal dari pertanyaan akun Twitter @Rianaaa_na09. Akun itu mempertanyakan asal baju adat tersebut. Kemudian ada akun lain yang menjawab baju adat itu berasal dari China. Namun, saat ini pemilik akun @Rianaaa_na09 mengunci akunnya. Narasi soal baju adat China ini kemudian diteruskan oleh akun anonim @2nd_NN4y4r4. Lagi-lagi baju adat itu disebut berasal dari China.

Sahabat Pandu Kalimantan Utara, Prayoga Bayu, menceritakan bahwa anak berbaju adat Tidung dari Kaltara yang tampil di uang Rp 75.000 itu merupakan anak SD 041 Tarakan. Sahabat Pandu adalah organisasi yang bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam memperkenal budaya lokal.