Yang Belum Mengakui Kinerja Jokowi Tinggal Lima Persen

0
1006
Ketua Umum Gerindra yang juga Menhan RI Prabowo Subainto (kiri) dan Presiden Jokowi (kanan) berjabat tangan sangat erat

Jakarta, NAWACITAPOST-Hasil Pilpres 2019 menyatakan dukungan kepada Jokowi berjumlah 76 juta  dan Prabowo 62 juta. Hal tersebut dikatakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dibacakan secara resmi dikantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta pada  tanggal 21 Mei 2019.

Baca Juga : Prabowo : Presiden Beri Tugas Berat Jadi Menhan Dan Jaga Cadangan Pangan

Dukungan partai ke ayah dari Gibran mulai dari PDI Perjuangan, Gokar, Nasdem, PKB, PPP, Hanura, dan PSI. Ayah dari Didit Prabowo didukung partai Gerindra, Demokrat, PAN, PKS, Berkarya, dan Bulan Bintang.

Pasca Pilpres 2019 yang anti Jokowi perlahan mulai menyusut. Secara kepartaian bisa digambarkan.Tinggal PKS dan kelompok radikal Khilafah yang Anti Jokowi atau belum mengakui kinerja kakek dari La Lembah Manah.

Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta bersama rombongan bertandang ke Istana Negara Juli 2020

PKS 11.493.663 (8,21 persen) dan PBB 1.099.848 (0,79 persen) Jika ditotal  12.593.511. PKS rasanya semakin tergerus dengan adanya Partai Gelora. Yang mana partai baru ini telah merapatkan barisannya ke kubu Jokowi.

Hal senada juga berlaku dengan Partai Bulan Bintang, yang mana Ketua Umumnya Yusril Ihza Mahendra telah berada dibarisan pendukung Presiden ketujuh.

Ketua Umum Parta Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra Mendukung Pemerintahan Jokowi

Seperti diketahui anti Jokowi terjadi pada Mei 2019 berkisar 62 juta jiwa. Dan hanya dalam waktu lima bulan tepatnya Oktober 2019 (Gerindra masuk Kabinet)  yang anti ayah dari Kaesang tinggal 44,5 Juta.

Sedangkan penyusutan dratis terjadi saat Berkarya dipegang Muchdi PR dan Partai Gelora bertandang ke Istana Negara  pada Juni dan Juli 2020. Serta pendekatan Demokrat ke pemerintahan Jokowi. Lalu terdepaknya Amien Rais dari pengurus PAN karena dianggap menghalangi partai matahari terbit ini merapat ke ayah dari Kahiyang.

Paparan ini melukiskan bahwa  yang anti suami dari Iriana Jokowi mungkin hanya lima Persen atau tujuh juta jiwa, Hal itu berdasarkan jumlah pemilih