Kemensos Mengalokasikan Anggaran 85,56 Triliun Untuk Belanja Bansos

0
178
Kemensos Mengalokasikan Anggaran 85,56 Triliun Untuk Belanja Bansos

Jakarta, NAWACITAPOST.com-  Menteri Sosial Juliari P. Batubara, menyampaikan anggaran Kementerian Sosial (Kemensos) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) berjumlah Rp 92,82 triliun. Angka ini turun dari anggaran tahun ini yang sebesar Rp 134 triliun.

Dilihat dari struktur anggarannya, 92 persen dialokasikan untuk belanja bantuan sosial (bansos) yakni sebesar Rp 85,56 triliun.

“Kemudian sisanya adalah belanja pegawai 0,55 persen sebesar Rp 511,93 miliar, belanja modal 1,30 persen sebesar Rp1,21 triliun dan belanja barang 5,97 persen sebesar Rp5,54 triliun,” ujar Menteri Juliari dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RUU APBN 2021, Jumat (14/8).

Baca Juga : Luhut Pandjaitan : Indonesia Terlalu Banyak Bandara Internasional

Juliari mengatakan, program reguler Kemensos seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako dan Bantuan Sosial Tunai akan tetap berjalan tahun depan.

Untuk PKH kata dia, ditargetkan akan menyasar 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dengan anggaran sebesar Rp 28,71 triliun.

“Sesuai arahan bapak presiden program ini akan kami sempurnakan dalam rangka membantu percepatan penanggulangan stunting yang merupakan salah satu major project daripada pemerintah di tahun 2021-2024,” katanya.

Lalu untuk program Kartu Sembako, ditargetkan menyasar 18,8 juta KPM dengan anggaran sebesar Rp 45,12 triliun. Adapun, besaran Kartu Sembako ini ialah Rp200.000 per KPM per bulan dari sebelumnya berjumlah Rp150.000.

Menteri Juliari menyatakan, program Kartu Sembako dilanjutkan untuk juga menjaga daya beli dan memastikan bahwa konsumsi di keluarga-keluarga dengan pendapatan terbawah tetap terjaga khususnya di masa pandemi. Untuk program Bantuan Sosial Tunai akan dianggarkan dalam jangka waktu 6 bulan dengan besaran Rp200.000 per KPM per bulan.

“Kita ambil indeksnya agar sama dengan program kartu sembako dengan anggaran sebesar Rp 12 triliun,” tuturnya.