Kamis, 4 Juni 2026

Khilafah Itu Perusak Bangsa, Jangan Mudah Diadudomba

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Kamis, 13 Agustus 2020 | 17:17 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST- Khilafah adalah kelompok pro radikal yang selalu memaksakan kehendaknya. Tak peduli itu situasi normal maupun tidak. Mereka ini selalu mencari kesempatan setiap saat.

Baca Juga : Awas! Gerakan Khilafah Menjalar Di Swasta Termasuk Rumah Sakit


Jadi sangat tidak beralasan ada pernyataan yang menyatakan bahwa isu khilafah dimunculkan untuk menutupi ketidakmampuan Presiden Jokowi dalam  mengelola negara. Hal tersebut dikatakan pengamat kebijakan publik Amir Hamzah.

Apakah perlu ada korban berjatuhan dulu baru perkataanya menjadi diralat? Perlu dicatat Sejak era reformasi kelompok radikal selalu memanfaatkan celah dan sudah banyak mereka melakukan aksi.

Mulai peristiwa Bom Bali, Surabaya, Jakarta,Medan, Kalimantan, dan penggebrekan sarang teroris di berbagai wilayah Indonesia. Kontak senjata pun pernah dilakukan aparat negara terhadap para perusak negeri ini.

Berkat kesigapan dan kekompakan sesama anak bangsa yang menjungjung tinggi nilai-nilai Pancasila dalam Bhineka Tungal Ika mereka ini berhasil dilumpuhkan negara.

Khilafah itu hadir dan beraksi tidak mengenal bahwa negara itu lagi bangkrut atau stabil  bahkan kaya. Kemudian  dihubungkan dengan  kondisi ekonomi Indonesia 1998 dan 2020. Situaasi 1998 karena faktor demokrasi yang tidak berjalan efektif dan kekuasaan otoriter secara masif  merengsek masuk ke segala lapisan masyarakat.

Pembungkaman massa apalagi mahasiswa sudah tak terbilang banyaknya. Media pun diberangus apabila tidak sepaham dengan kekuasaan.

Sedangkan 2020 hal-hal tersebut jarang dan hampir tidak pernah kita temui. Yang ada malahan pandemik covid 19 hampir melanda dunia termasuk Indonsia. Covid ini tak tahu kapan akan berakhir, bahkan obatnya pun belum ada sampai sekarang. Jadi tidak ada alasan Jokowi untuk mundur jika ekonomi bangsa lagi turun karena alasannya jelas covid 19.

Kembali ke khilafah bahwa mereka tidak pernah tidur. Bagi mereka teman dan kawan itu sepaham yang mau mengikuti kemauannya. Simbol-simbol mereka selalu ditampilkan, aksi apalagi. Mereka tak mengenal perbedaan atau kemajemukan. Jadi hati-hati dengan kelompok khilafah ini jangan dianggap enteng. Waspada dan hati-hati selalu diutamakan. Sebab khilafah itu selalu merusak bangsa.

Nampaknya kelompok khilafah ini sudah semakin menyusut seiring dengan kekompakan sesama anak bangsa dalam perbedaan dan paling penting kita tak mudah diadu domba.

 

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB