Pasca KLB Gerindra, Menuju 2024 Mega Sama Jokowi Berada Di Barisan Prabowo

0
227
Prabowo, Megawati, Jokowi

Jakarta, NAWACITAPOST-Rivalitas tak selamanya menjadi seteru. Malahan bisa menjadi kawan dalam segala aspek. Politik salah satunya. Seperti yang dialami Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Baca Juga : Prabowo : Presiden Beri Tugas Berat Jadi Menhan Dan Jaga Cadangan Pangan

Persaingannya terjadi saat 2014 Prabowo bersama Hatta Rajasa menjadi Capres dan Cawapres berhadapan dengan Jokowi berpasangan dengan Jusuf Kalla (JK). Kemudian berlanjut 2019, ayah dari Didit Prabowo berpasangan dengan Sandiaga Uno.

Hasilnya 2014 Jokowi dan JK menang, berlanjut pada 2019 Jokowi dan Maruf Amin menang. Namun satu bulan (September 2019) sebelum pengumuman kabinet Indonesia Maju kakek dari Jan Ethes mendekati mantan Pankostrad sampai tiba naik kereta MRT dari Lebak Bulus ke Senayan. Lalu makan sate dan kelapa muda.

Tak berselang lama. Prabowo Subianto bertandang ke rumah pribadi Megawati Soekarnoputri. Tersajilah makanan nasi goreng dan sang tamu kehormatan tersebut makan dengan lahapnya.

Dua momen pertemuan tersebut. Dirajut kembali dari Menteri pertahanan yang juga bos utama Partai pemenang ke tiga Pileg 2019. Melalui Kongres Luar Biasa di Hambalang Bogor (tempat kediaman pribadi Ketua Umum Partai Gerindra), Sabtu (8/8/2020).

Presiden Jokowi dan Presiden Kelima yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati diberi sinyal yang sangat terang.
Presiden Jokowi memberikan sambutan secara virtual dalam acara kongres luar biasa (KLB) Partai Gerindra. Jokowi berbicara soal ketahanan pangan nasional, sebagai salah satu kunci menghadapi masa krisis akibat pandemi Covid-19 saat ini.

KLB DPP Partai Gerindra, Hambalang, Bogor, Sabtu (8/8/2020)

Jokowi pun menyinggung peran Ketua Umum Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang ditunjuk sebagai Komandan Utama Lumbung Pangan Nasional.
Tempat berikutnya diberikan kepada Presiden kelima yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan sambutan secara virtual dalam kongres luar biasa (KLB) Partai Gerindra.

Ibu dari Puan Maharani memberikan dorongan kepada Partai Gerindra agar terus eksis dan berjuang demi rakyat Indonesia. “Semoga semakin menguatkan kepakan garuda, ikut serta berjuang membawa kemajuan Indonesia Raya,” kata Ibu dari Muhammad Prananda Prabowo. Bahkan Mega menilai, Gerindra merupakan partai yang setia dengan nilai-nilai Pancasila.

Pasca Pilpres 2019, trio JMP (Jokowi, Mega dan Prabowo) semakin memantapkan langkah di Pilkada 2020 serta menuju Pilpres 2024 terasa punya arti tersendiri.
Bahkan politisi Gerindra bernama Fadli Zon yang selama ini nyinyir kerpada pemerintahan Jokowi hampir tak kelihatan lagi sikap-sikap negatif tersebut.

Kelompok PA 212 nampaknya semakin tak ada tempat lagi untuk membisiki hal yang aneh dan nyeleneh kepada Pemerintah melalui Fadli Zon. Hal tersebut juga berlaku kepada HTI dan FPI.