Kamis, 4 Juni 2026

Kalrifikasi Tito Karnavian Soal Jenazah Covid-19 Baiknya Dibakar

Photo Author
Martin, Nawacita Post
- Jumat, 24 Juli 2020 | 15:45 WIB
Ambon, NAWACITAPOST- Mendagri Tito Karnavian memberikan klarifikasi atas pernyataannya soal jenazah Covid-19 baiknya dibakar. Menurut dia, kutipan pernyataannya dipotong.

Saat itu Tito sedang menghadiri webinar FKUB terkait perlakuan terhadap jenazah yang terinfeksi Covid-19. Ia menjelaskan, dalam forum tersebut ia mengatakan, salah satu penelitian menyebutkan bahwa salah satu karakteristik Covid-19 dapat mati dan tidak menyebar setelah dipanaskan pada suhu 56 derajat celcius, sehingga secara teori, jenazah yang mengandung virus tersebut seyogyanya dibakar. Namun, hal itu bergantung pada akidah dan keyakinan masing-masing pemeluk agama.

"Salah satu penelitian menyebutkan pada suhu 56 derajat celcius dia (virus) akan mati, sehingga teorinya, teorinya ya, jenazah yang mengandung virus, untuk membuat virusnya mati juga seyogyanya dibakar, tapi tentu belum tentu sesuai dengan akidah bagi agama-agama tertentu termasuk kita yang muslim," kata Tito usai melaksanakan ibadah Salat Jumat di Masjid Al Fatah Ambon, Maluku, Jumat (24/7).

Baca Juga : Satgas Tidak Lagi Umumkan Data Harian Korona Lewat Konpers

Dengan demikian, perlakuan terhadap pengurusan jenazah yang terinfeksi Covid-19 dikembalikan pada akidah masing-masing dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat agar virus tak lagi menyebar pada objek atau benda lainnya.

“Oleh karena itu tekniknya adalah dengan cara dibungkus rapat, supaya virusnya tidak ada celah untuk keluar, setelah itu baru dimakamkan, dimakamkan di tempat yang kering, sehingga tidak ada kemungkinan untuk virusnya keluar, mengalir di air, dan lain-lain,” jelas Tito.

Editor: Martin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini