Ketua Umum PD Digugat Pendirinya, Masih Saja Urus Partai Lain

0
598
Ketua DPR RI Puan Maharani bersama Calon Walikota Solo Gibran Rakabuming

Jakarta, NAWACITAPOST-Penetapan Gibran Rakabuming anak pertama Presiden Jokowi sebagai calon Walikota Solo  masih saja dipersoalkan.

Baca Juga : Rashuffle : AHY Tidak Dilirik, PD Merosot 

Anehnya yang mempersoalkan adalah orang di luar PDI Perjuangan. Wakil Sekjen Partai Demokrat Jansen Sitindaon menuding bahwa ada deal yang dilakukan presiden Jokowi di istana terkait majunya Gibran di akun media sosial miliknya.

Pembelaan pun dilakukan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tengerang Selatan Wanto Sugito, sebaiknya PD jangan mengurusi dapurnya kami, urus saja dapur sendiri.

Bila melihat sejenak tentang PD, khususnya AHY. Setelah berhenti dari militer Angkatan Darat dengan pangkat terakhir Mayor Purnawirawan. Suami dari Anisa Pohan ikut Pilkada DKI Jakarta hasilnya tak terpilih.

Gagal sebagai orang nomor satu di Jakarta. Di pilpres 2019 kemarin merasa percaya diri sebagai Pendamping Prabowo Subianto, tak dilirik juga. Akhirny dengan terpaksa ikut rombongan pasangan 02 Capres dan Cawapres (Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno) buat masalah juga tuh dengan Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera terkait dukungannya yang setengah hati ke 02.

Pasca pilpres  AHY mencoba mendekati Jokowi dan Megawati hasilnya tetap sama tak dilirik di Kabinet. Menjadi Ketua Umum PD pun digugat oleh Subur Sembiring, Hengki Luntungan, dan Murtada Sinuraya. Mereka ini tergabung dalam FKPD (Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator) PD.

AHY Saat Ikut Pilkada Jakarta, hasilnya tak terpilih

Yang anyar, ikut campur di Pilkada Solo. Ironisnya, PD tak ada perwakilan alias nol di  DPRD Kota Solo. Bisa ditebak, coba kalau ditawari Kabinet bisa jadi PD diam seribu bahasa. Bukan AHY butuh panggung lebih besar, dan kabinet salah satu tempat untuk membesarkannya. Namun, sayang panggung kabinet untuk saat ini dan sampai 2024 bukan milik AHY dan PD lagi?