Menko Polhukam Minta Dirjen Bea Cukai Tuntaskan Kasus Penyelundupan Harley Davidson

0
331
Foto : Mahfud MD

Jakarta, NAWACITAPOST- Menko Polhukam, Mahfud MD memanggil Dirjen Bea Cukai, Heru Pambudi untuk menanyakan tindak lanjut berbagai kasus-kasus penyelundupan yang ditangani oleh Bea Cukai.

Mahfud meminta kasus penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton yang ditengarai dilakukan oleh Mantan Dirut Garuda AA pada akhir tahun 2019 lalu.

Mahfud MD mengingatkan kepada Dirjen Bea Cukai, agar semua kasus penyelundupan jangan sampai terhenti karena alasan Covid-19.

“Kalau yang menyangkut kasus konkrit, Saya tanya bagaimana perkembangan kasus Garuda. Katanya berjalan, tapi karena ada Covid jadi agak terhambat. Saya bilang jangan terhambat karena Covid.” ujar Mahfud MD di Kantor Menko Polhukam, Selasa (7/7/2020).

Baca Juga : HIPPI JAKARTA USULKAN ADA WAKIL MENTERI KOPERASI DAN UKM

Ia meminta Kejaksaan Agung untuk menjelaskan kasus ini secara transparan kepada publik, agar masyarakat tidak kehilangan jejak.

“Saya akan minta ke Kejaksaan Agung untuk dipercepat tapi tanpa mengabaikan protokol kesehatan. Artinya masyarakat jangan sampai kehilangan jejak. Karena sudah ada penandanya kuat kok tiba tiba hilang. Sama dengan kasus DJoko Tjandra ini,” ujarnya.

Foto : Kasus penyelundupan Harley Davidson oleh Ari Askhara

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini menyebut, kasus penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton merupakan salah satu kasus besar yang ditengarai melibatkan sejumlah direksi Garuda.