Presiden Jokowi Ingatkan Kepala Daerah Agar tak Terburu-buru Membuka New Normal

0
345
Presiden Jokowi Ingatkan Kepala Daerah Agar tak Terburu-buru Membuka New Normal

NAWACITAPOST-  Presiden Jokowi mengingatkan kepala daerah agar tak terburu-buru mengambil kebijakan pembukaan tatanan baru atau new normal di daerahnya masing-masing. Penerapan new normal harus dilakukan melalui tahapan-tahapan yang benar.

Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan pengarahan melalui konferensi video untuk penanganan Covid-19 terintegrasi di Provinsi Jawa Tengah, Selasa (30/6).

“Saya titip jangan sampai membuka pada tatanan baru new normal, tapi tidak melalui tahapan-tahapan yang benar. Setiap kita membuat kebijakan, setiap kita membuat policy, betul-betul tolong, yang namanya data sains itu dipakai,” ujarnya.

Jokowi mengatakan, keputusan untuk membuka new normal juga harus dilakukan berdasarkan data saing maupun saran dari para pakar. Dengan demikian, kebijakan yang diambil tak merugikan masyarakat dan justru memperparah penyebaran Covid-19.

“Tadi disampaikan oleh Pak Gubernur, data-data sudah jelas, agar itulah yang kita pakai. Jangan sampai kita berani membuka masuk ke new normal, tetapi keadaan datanya masih belum memungkinkan. Jangan dipaksa. Sehingga tahapan-tahapan harus betul-betul disiapkan,” ucap Jokowi.

Baca Juga : Pilkada 2020, ASN Tidak Boleh Terlibat Konflik kepentingan Politik Praktis

Mantan Gubernur DKI itu menyebut, Daerah harus melalui beberapa tahapan sebelum membuka new normal, “Seperti tahapan prakondisi, kemudian memastikan waktu yang tepat untuk menerapkan new normal, dan juga menentukan sektor apa saja yang menjadi prioritas untuk dibuka kembali,” katanya.

Lanjutnya mengatakan, “Timing-nya harus tepat. Jangan sampai Rt-nya masih tinggi di atas 1, R0-nya masih tinggi, kita sudah berani buka. Hati-hati, jangan membuat kebijakan tanpa sebuah data sains yang jelas,” kata Jokowi.