Zaman Soeharto KKN Merajalela, Demokrasi Rakyat Diberangus

0
243
Zaman Soeharto KKN Merajalela, Demokrasi Rakyat Diberangus

NAWACITAPOST – Berbalutkan Demokrasi asal bapa senang. Rezim Soeharto di zaman orde Baru begitu menguasai sendi-sendi Demokrasi mulai dari lembaga sipil sampai tentara dan polisi. Sebut saja, dwi fungsi ABRI menjadi suatu keharusan tanpa terbantahkan, yaitu Kepala Daerah pasti dijabat tentara (saat itu disebut ABRI).  Setiap calon PNS harus lolos penelitian khusus (litsus) tidak terkait apalagi terlibat PKI.

Baca Juga : Ulang Tahun Jokowi, Gayus Lumbuun Salut pada Jokowi, Sebagian Besar Saham Freeport Jadi Milik RI

Kebebasan berpendapat hanya milik penguasa, dan setiap yang vokal diberangus, mimbar diskusi dan seminar akademis terhadap penguasa di kebiri dan tak diizinkan.
Pengambilan keputusan dengan voting dan hujan interupsi sesuatu yang tabu, serta harus dihindarkan kalau perlu ditiadakan, karena bertentangan dengan pancasila.

KKN merajalela, bahkan bisnis tertentu dikuasai oleh keluarga cendana dan kroninya,
Rakyat kecil menjadi konsumen Perjudian SDSB yang dilegalkan penguasa.
Pemilu jurdil hanya slogan belaka bahkan bisa lips service saja. Buktinya PNS wajib memilih Golkar. Pelanggaran HAM menjadi hal biasa, sebut saja penembakan misterius.

Baca Juga : Banyak Keluhan, Fraksi PSI Minta RS Non-Rujukan Tidak Beratkan Pasien