Ilwan Nehe : Pancasila Rumah Kita Bersama

0
326
Ilwan Februwarto Nehe. S, IP (Media dan Publikasi Indonesia Controlling Community dan Ketua DPP Bidang Politik Gerakan Pemuda Kepulauan Nias)

Nias, Nawacitapost.com – Tanggal 1 Juni 2020 bertepatan hari ini merupakan peringatan lahirnya pancasila. Senin, 1/6/20.

Pancasila dicetuskan oleh Presiden pertama RI, Soekarno, sebagai falsafah bangsa Indonesia. Pidatonya tersebut disampaikan ditengah-tengah peserta sidang Badan Persiapan Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Ilwan Nehe selaku Ketua DPP Bidang Politik Gerakan Pemuda Kepulauan Nias menyampaikan bahwa pancasila bersumber dari adat istiadat, kebudayaan serta nilai religiusnya.

“Pancasila yang dilahirkan oleh Soekarno sesuai dengan karakter bangsa kita. Falsafah negara kita ini bersumber dari nilai-nilai adat istiadatnya, kebudayaan dan pemahaman nilai-nilai religiusnya” Ujar Ilwan. Senin 1/6/20.

“Maka pemahaman dan implementasinya haruslah tertanam dalam jiwa-jiwa masing-masing kita”. Tambah Ilwan.

Menurut Ilwan, eksistensi semangat pancasila terus dihadirkan dalam berbangsa dan bernegara untuk membentuk karakter anak bangsa.

Baca Juga : Kebangkitan Nasional dan Mimpi Besar Reformasi

” Saya pikir gaungan Pancasila ini jangan hanya sekali setahun saja pada saat 1 juni . Eksistensi semangat ini terus di gaungkan dan dikokohkan karena karakter cara bernegara kita tercermin dengan pemahaman dan implementasi pancasila” Tutur Ilwan.

Lebih lanjut, Pria kelahiran kepulauan Nias ini menyampaikan bahwa cara kerja negara hari ini dimasa-masa yang sulit karena covid 19, maka gotong royonglah yang dapat menyelesaikan persoalan besar.

“Cara kerja dan tantangan negara hari ini berada dimasa-masa yang sulit terkait penyebaran covid 19. Covid-19 ini bukan hanya semata-mata bencana saja tetapi tarik ulur kepentingan politik global besar. Ekasila atau Gotong Royonglah yang bisa kita perkuat dari setiap elemen masyarakat” Lanjutnya.

Diakhir stetmenya, Ilwan mengatakan bahwa Pancasila rumah kita bersama dan sudah selayaknya untuk di rawat.

“Pancasila rumah kita bersama, sudah selayaknya kita rawat” Tutup Ilwan.