Tiga Orang Penumpang KRL Jakarta-Bogor Positif Corona

1
135
Tiga Orang Penumpang KRL Jakarta-Bogor Positif Corona

NAWACITAPOST-  Tiga orang penumpang KRL perjalanan Jakarta-Bogor yang dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani tes swab PCR di Stasiun Bogor, Jawa Barat pada 27 April 2020 lalu.

Terkait hal itu, VP Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Anne Purba berujar, pihaknya akan mengajak Pemprov Jawa Barat untuk mencari solusi terbaik atas ditemukannya tiga penumpang di kereta rel listrik (KRL) perjalanan Jakarta-Bogor positif Covid-19. Diharapkan, nantinya ditemukan formula terbaik atas masalah ini.

“KCI juga sangat terbuka untuk bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota/Kabupaten terkait untuk menemukan solusi guna bersama-sama menyaring masyarakat yang akan naik KRL,” kata Anne dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (4/5/2020).

Baca Juga : Thailand Mulai melonggarkan Aturan Lockdown

Menurut dia, dengan adanya bantuan dari pemerintah terkait, maka penerapan physical distancing di dalam gerbong KRL akan berjalan efektif. “Sehingga physical distancing bisa tercapai lebih maksimal sementara tetap dapat melayani masyarakat yang benar-benar memerlukan transportasi publik,” ujarnya.

Ia meminta seluruh pengguna KRL mulai menerapkan physical distancing di stasiun maupun dalam KRL. Sebab, pihaknya akan memulai kebijakan untuk tidak menjalankan KRL bila di dalam gerbong sudah melebihi kapasitas, yaitu 60 orang.

“Kami mengajak para pengguna untuk tetap bersabar menunggu KRL yang kosong agar tetap menjaga physical distancing,” kata dia.

Ia berharap seluruh masyarakat yang masih terpaksa menggunakan KRL agar mematuhi arahan setiap petugas yang ada di dalam stasiun dan kereta. Selain itu, pihaknya juga rutin memberlakukan protokol kesehatan dengan menyemprotkan cairan disinfektan di setiap benda-benda yang sering disentuh orang banyak.

“Kami tetap berupaya meningkatkan berbagai upaya pencegahan terutama yang berkaitan dengan pelaksanaan prokotol pencegahan Covid-19 di transportasi publik, physical distancing, dan mengendalikan kepadatan pengguna di KRL,” katanya.

 

 

Comments are closed.