Biar Gak Nyebar di Lapas, Masuk Harus Lewat Bilik Sterilisasi 

0
368
Jakarta, Nawacitapost – Cara jitu untuk antisipasi penyebaran virus corona, Lapas dan Rutan pun tidak mau ketinggalan membuat bilik sterilisasi yang akan tersedia di seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan.
Demikian penyataan itu disampaikan langsung oleh Nugroho, Plt. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) secara tertulis kepada awak media, Kamis (26/3).
“Bilik sterilisasi saat ini berprogres tersedia di seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan,” ucapnya.
Ini kata Nugroho, langkah preventif dari berbagai upaya Dirjen PAS untuk menanggulangi penyebaran virus corona yang menjadi epidemi di lingkungan Pemasyarakatan.
“Kami gunakan DIPA masing-masing satuan kerja, salah satu hasil kebijakan refocusing anggaran yang kami keluarkan ketika COVID-19 merebak,” ujarnya.
Sampai saat ini kata Nugroho, terdapat lebih dari 100 bilik sterilisasi yang sudah beroperasi di seluruh wilayah Indonesia. Sedangkan sisanya masih berprogres untuk menyelenggarakan fasilitas tersebut.
“Lapas/Rutan berinovasi membuat bilik sterilisasi sendiri dengan sumber daya yang ada. Seperti warga binaan di Rutan Solo atau Rutan Mamuju yang saat ini sedang membuat bilik sterilisasi untuk 7 Lapas/Rutan di Sulawesi Barat, serta Lapas/Rutan lain yang berinovasi mengadakan sarana ini,” jelas Plt. Dirjen PAS Nugroho.
Ditegaskan Nugroho, dalam membuat bilik sterilisasi, itu semuanya dilakukan yang terbaik untuk mencegah masuknya virus corona ke dalam Lapas, Rutan, dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak.
“Selain bilik sterilisasi, Ditjen PAS sudah mengeluarkan berbagai kebijakan dalam rangka kesiapsiagaan pencegahan penyebaran virus corona di Indonesia,” jelasnya.
Hal lain ditandaskan Nugroho, menyediakan fasilitas cuci tangan, pembatasan kunjungan dialihkan menjadi kunjungan via Video Call, refocusing anggaran hingga penunjukan Lapas/Rutan untuk penyediaan blok khusus isolasi.
“Kerja sama dengan mitra juga dilakukan seperti dinas kesehatan dan Palang Merah Indonesia,” tambahnya.