Anies Minta Para Guru melaksanakan Tugas Mengajar dari Rumah Masing-masing

1
321
Anies Minta Para Guru melaksanakan Tugas Mengajar dari Rumah Masing-masing

Jakarta, Nawacitapost – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta para guru melaksanakan tugas mengajar dari rumah masing-masing selama penutupan sekolah wilayah Ibu Kota akibat wabah virus corona (Covid-19).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau para siswa belajar dari rumah masing-masing.

Instruksi Anies ini tertuang dalam Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta nomor 2/SE/2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai dalam Upaya penegahan Penyebaran COVID-19.

“Pendidik dapat melaksanakan tugas kedinasan dengan bekerja di rumah/tempat tinggalnya (work from home) dengan tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh kepada peserta didik dengan memilih platform media pembelajaran yang telah tersedia,” tulis Kepala Dinas Pendidikan DKI Nahdiana dalam surat edarar yang dibenarkan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta Susi, Selasa (17/3).

Baca Juga : PWI Siak Tetap Gelar Rapat Persiapan diskusi Panel Tentang Pers

Susi menjelaskan guru bisa membuat WhatsApp Group bagi siswa dan memberikan tugas serta materi melalui sejumlah platform. Kemudian guru diharapkan memberikan tugas baru setelah menerima jawaban dari siswa.

“Guru kemudian memeriksa hasil kerja siswa dan memberikan umpan balik. Guru mengidentifikasi siswa yang tidak berpartisipasi dalam kegiatan belajar,” ujarnya.
Menurut Susi, ada sejumlah platform pembelajaran berbasis aplikasi yang direkomendasikan Dinas Pendidikan.

Beberapa di antaranya ialah Rumah Belajar dari belajar.kemendikbud.go.id, SiPintar dari pilih.simak-dki.com, Sekolahmu dari sekolahmu.com, Classroom.google.com, seTARA daring dari setara.kemendikbud.go.if, serta eModul dari emodul.kemendikbud.go.id.

Susi menjelaskan guru dapat memasukkan materi pembelajaran dari platform tersebut. Kemudian, di platform tersebut guru juga dapat memberikan tugas kepada peserta didik.

“Bagi guru yang belum siap mengadakan pembelajaran berbasis digital bisa langsung bergabung dengan Kelompok Kerja Guru dan Forum Tutor dengan pendampingan integrasi digital,” tuturnya.

 

Comments are closed.