Survei Indobarometer, Prabowo Masuk Menteri Paling Populer

Jakarta, NAWACITA Lembaga Survei Indo Barometer merilis hasil survei 100 hari pemerintahan Presiden Joko “Jokowi” Widodo dan Ma’ruf Amin.

Survei ini dilakukan Indobarometer pada periode 9-15 Januari 2020 menggunakan metode multistage random sampling meliputi 34 provinsi se-Indonesia dengan 1200 sampel WNI yang memiliki hak memilih pada Pemilu dengan margin of error kurang lebih 2.83 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Dalam survei kali ini beberapa hal yang dibahas antara lain seberapa populer menteri-menteri Jokowi-Amin menurut masyarakat

Berdasarkan hasil survei, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjadi pembantu Jokowi-Amin paling populer di mata masyarakat ketimbang yang lainnya. Ketua Umum Gerindra ini unggul dari Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri BUMN Erick Thohir, Menkopolhukam Mahfud MD, dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

Baca Juga : Publik Puas Hasil Kerja Eks Wapres Jusuf Kalla dibanding Ma’ruf Amin

Prabowo mendapat menjadi paling populer dengan 18,4 persen, disusul Sri Mulyani (10,6), Erick Thohir (8,2), Mahfud MD (7,9), dan Nadiem sebesar 5.3 persen.

Direktur Eksekutif Indobarometer M Qodari mengatakan bahwa berdasarkan hasil survei Prabowo juga disebut sebagai menteri dengan kinerja paling baik. Bahkan persentase yang didapat Prabowo jauh mengungguli Sri Mulyani dan Erick Thohir.

Prabowo mendapat 26.8 persen, Sri Mulyani 13.9, Erick Thohir 12.6, Mahfud MD 7.3, dan Nadiem 5.2 persen.

“Alasannya kerja bagus, hasil kerjanya sudah terlihat, orangnya tegas, sudah berpengalaman. Kalau di breakdown, hasil kerja kelihatan di dalamnya ke Sri Mulyani, Erick Thohir, Prabowo. Tegas dominan Prabowo, sudah berpengalaman Sri Mulyani, Prabowo, Mahfud MD,” jelas Qodari.

Dalam rilis survei yang berlangsung di Hotel Century pada Minggu (16/2) ini hadir sejumlah politikus yakni politikus Gerindra Habiburokhman, politikus PDI Perjuangan Rokhmin Dahuri, Sekretaris Fraksi PKS DPR Ledia Hanifa, dan Wali Kota Bogor Bima Arya yang mewakili PAN.

Baca juga :  Hak Korban Kecelakaan Tidak Disosialisasikan PT Jasa Raharja

Comments are closed.