Kapal Selam Made In RI yang diberi Nama Alugoro, Berikut Artinya?

Jakarta, NAWACITA- PT. PAL Indonesia (Persero) berhasil memproduksi kapal selam. Bahkan kapal selam ini diproduksi di dalam negeri, Made In RI.

Alugoro namanya, kapal ini berhasil dibuat karena hasil kerja sama PT PAL Indonesia dengan Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering Co., Ltd (DSME) Korea Selatan.

Nama Alugoro sendiri diambil dari kisah pewayangan. Alugoro adalah senjata berbentuk gada dengan ujung yang runcing dan dimiliki oleh tokoh Prabu Baladewa.

“Berdasarkan cerita pewayangan, Alugoro merupakan salah satu senjata berbentuk Gada yang dimiliki oleh Prabu Baladewa,” ujar Corporate Communication of PT PAL Indonesia Zein Arfian.

Zein mengatakan Prabu Baladewa merupakan tokoh wayang yang dikenal adil, tegas dan jujur. Senjata Alugoro yang dimiliki Baladewa merupakan hadiah dari Batara Brama, guru dari Baladewa yang mengajarkan berbagai macam ilmu.

Baca Juga : Keberhasilan PT. PAL Indonesia Buat Kapal Selam KRI Alugoro

Senjata yang memiliki kekuatan pemusnah yang sangat dahsyat ini diberikan Batara Brama kepada Baladewa setelah dinyatakan lulus menuntut ilmu. Senjata Alugoro berbentuk gada dengan kedua ujungnya yang runcing.

Nama Alugoro disematkan dengan harapan agar kapal selam ini mampu melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai senjata yang memiliki daya hancur yang besar dan dahsyat. Senjata ini juga diharapkan tidak pernah kalah dalam setiap peperangan.

Kapal selam ini punya nama lengkap Alugoro-405. Kapal ini merupakan kapal selam berjenis Diesel Electric Submarine U209 / 1400 (KSDE U209 Chang Bogo Class).

Alugoro-405 memiliki panjang keseluruhan 61,3 meter dengan kecepatan mencapai 21 knot ketika berada di bawah air. Mampu membawa 40 kru dengan kemampuan jelajah hingga 50 hari dan didesain dengan lifetime mencapai 30 tahun.

Baca juga :  WNI yang di Cekal di Australia meningkat Sampai 20.000

Bobot total kapal selam tersebut sebesar 1.460 ton saat muncul di permukaan dan 1.596 ton ketika menyelam di bawah permukaan.

Comments are closed.