Korban Banjir Cium Tangan dan Minta Bantuan Tito Karnavian

1
33
Korban Banjir Cium Tangan dan Minta Bantuan Tito Karnavian

Bekasi, NAWACITA – Rombongan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian sempat terhenti kala berkunjung ke posko bantuan untuk korban banjir di daerah Jati Asih, Kota Bekasi, Jumat (3/1) siang. Seorang pria menerobos rombongan dan berusaha mendekati Tito.

Pengawal Tito yang awalnya menjaga dengan ketat, mengendurkan barisan. Pria bernama Nakao Panggabean (75) itu pun meraih tangan Tito seraya menciumnya dengan penuh harap.

“Pak mohon dibantu kami, Pak,” kata Nakao kepada Tito.

“Ya, bantu apa?” jawab Tito menenangkan.

Baca Juga: Cuaca Hari ini: Jakarta dan Jawa Barat Potensi Cuaca Ekstrem

“Mohon dibantu alat pembersih lumpur, Pak. Kalau makanan banyak, bantuan banyak, tapi kami belum bisa bersih-bersih lumpur,” lanjut Nakao.

Mantan Kapolri itu pun mengiyakan. Ia pun meminta warga mendampingi tinjauannya ke titik banjir. Tito juga ditemani Wali Kota Rahmat Effendi dalam tinjauan itu.

Banjir di sekitar kawasan Jati Asih memang baru saja surut. Lumpur masih menutupi setiap jengkal jalanan di sana. Sebagian warga bahkan menggunakan sepatu bot sebagai alas kaki.

Usai tinjauan, Tito menghampiri awak media. Menurutnya, tumpukan lumpur jadi pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan di sekitar komplek perumahan Kemendagri itu.

“Alat tertentu, baik menyedot air, siram dengan semprotan, agar bisa kering. Sambil kita modifikasi cuaca supaya tidak terjadi hujan yang lebat lagi di daerah yang terpengaruh masuk kedaerah Jabodetabek,” ucapnya.

Baca Juga: Warga Korban Banjir Bekasi Kurang Pakaian Layak

Kemendagri sendiri telah menggalang bantuan secara internal. Total bantuan yang diberikan sekitar Rp27 juta berupa mie instan, makanan ringan, air mineral, dan kebutuhan pokok lainnya. Tito juga bilang pemerintah pusat sedang menyiapkan langkah penanganan lebih lanjut terkait banjir Jakarta. Rencananya Presiden Joko Widodo mengumpulkan beberapa kementerian di Istana siang ini untuk membahas hal tersebut.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyampaikan pihaknya sedang bekerja ekstra melakukan penanganan. Bekasi telah menetapkan tanggap bencana setelah banjir melanda kawasan mereka sejak awal tahun.

“Air bersih, terus konsumsi, termasuk layanan kesehatan, puskesmas, rumah sakit kita, terus ambulans sudah. Hanya recovery yang menunggu waktu sampai pulih kembali,” tutur pria yang akrab disapa Pepen itu.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here