Modus Korupsi PT. Jiwasraya yang Merugikan Negara

2
273
Jakarta, NAWACITA - Kejaksaan Agung menduga telah terjadi korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Negara diperkirakan rugi hingga belasan triliun rupiah akibat hal tersebut.
Modus Korupsi PT. Jiwasraya yang Merugikan Negara

Jakarta, NAWACITA – Kejaksaan Agung menduga telah terjadi korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Negara diperkirakan rugi hingga belasan triliun rupiah akibat hal tersebut.

Jiwasraya diduga tak berhati-hati dalam mengelola keuangan dari para nasabah mereka. Hal itu justru berujung gagal bayarnya Jiwasraya kepada para pemegang polis.

Baca Juga: Rugikan Negara 13,7 Triliun, Kejagung Segera Pastikan Pelaku Korupsi PT. Jiwasraya

“Hal ini terlihat pada pelanggaran prinsip kehati-hatian dengan berinvestasi yang dilakukan oleh PT Asuransi Jiwasraya yang telah banyak melakukan investasi pada aset-aset dengan risiko tinggi untuk mengejar high grade atau keuntungan tinggi,” kata Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (18/12).

Sebagaimana dilansir dari kumparan, Burhanuddin pun mengungkap ada setidaknya dua modus yang terjadi. Yakni terkait penempatan investasi dana nasabah dalam bentuk saham maupun reksadana.

Pertama, penempatan untuk saham sebanyak 22,4% dari aset finansial atau senilai Rp 5,7 triliun. Lima persen di antaranya ditempatkan di saham perusahaan dengan kinerja yang baik.

“Sebanyak 95 persen dana ditempatkan di saham yang berkinerja buruk,” kata Burhanuddin.

Kedua, terkait penempatan untuk reksadana sebanyak 59,1% dari aset finansial atau senilai Rp 14,9 triliun. Dua persen di antaranya dikelola oleh manajer investasi dengan kinerja yang baik.

“98 persen dikelola oleh manajer investasi dengan kinerja buruk,” ujar Burhanuddin.

Akibatnya, negara diduga mengalami potensi kerugian sebesar Rp 13,7 trilliun. Bahkan, Burhanuddin menduga angka itu masih akan bertambah.

Comments are closed.