Menteri PMK berencana memberikan Kredit KUR

2
180
Menteri PMK berencana memberikan Kredit KUR

Jakarta, NAWACITA- Menteri PMK Muhadjir Effendy berencana memberikan kredit usaha rakyat (KUR).

Muhadjir mengatakan KUR akan diberikan kepada pengantin yang mengikuti bimbingan pranikah.

“Pemerintah sedang mempertimbangkan KUR bagi pengantin,” ujar Muhadjir dikutip dari siaran pers Kemenko PMK, Rabu (11/12/2019).

Muhadjir mengatakan, mekanisme untuk mendapatkan akses pendanaan dari KUR tersebut adalah calon pasangan pengantin harus terlebih dahulu mengikuti pelatihan yang dibiayai dari kartu prakerja.

Baca Juga : Alasan Khusus Pelatih Timnas Indonesia U-22

Kartu prakerja, kata dia, akan disiapkan juga untuk calon pasangan pengantin yang belum memiliki pekerjaan.

“Nantinya, calon pasangan tersebut akan dibekali kursus keterampilan melalui lembaga pelatihan yang siap menyalurkan lapangan pekerjaan,” kata dia.

Dengan demikian, kata dia, program untuk para pasangan calon pengantin berkelanjutan.

Tidak hanya saat pranikah saja dengan mengikuti bimbingan, tetapi pascanikah pun ditangani.

Kedua rencana ini, kata Muhadjir, sudah dibahas dalam rapat kabinet terbatas dan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo.

“Saat rapat kabinet terbatas sudah saya sampaikan kepada Pak Presiden skema kemungkinannya, Pak Presiden setuju dan nanti perlu dipertimbangkan adanya KUR pengantin ini,” kata Muhadjir.

Adapun terkait bimbingan pranikah, kata Muhadjir, bertujuan untuk mencegah lahirnya keluarga miskin baru.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah keluarga di Indonesia per-Maret 2019 sebanyak 47.116.000. Dari angka itu, jumlah keluarga berstatus sangat miskin dan miskin mencapai 9,4% atau sekitar 9.600.000.

Jika ditambah dengan keluarga hampir miskin, maka jumlahnya menjadi 16,82% atau sekitar 14 juta keluarga.

Comments are closed.