Pembentukan Perusahaan Patungan, Anies Apresiasi Jokowi

3
99
Pembentukan Perusahaan Patungan, Anies Apresiasi Jokowi

Jakarta, NAWACITA- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memuji Presiden Jokowi terkait pembentukan perusahaan patungan untuk integrasi transportasi Jabodetabek.

Menurut Anies, lewat instruksi Jokowi tentang integrasi, maka Pemprov DKI bisa mewujudkan sistem integrasi transportasi.

“Saya ingin terima kasih, apresiasi pada bapak Presiden Jokowi. Kerena beliau buat apa yang menjadi cita-cita kita untuk integrasikan lewat instruksinya mulai terlaksana dan hari ini menjadi penandanya,” kata Anies di Balairung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019).

Anies menyebutkan, Jokowi pernah menjadi Wali Kota Solo dan Gubernur DKI sehingga mengerti permasalahan transportasi.

Baca Juga : Wakil Ketua KPK Tak Persoalkan ketidakhadiran Jokowi

“Untungnya kalau presiden pernah jadi wali kota, pernah jadi gubernur. Jadi ketika disampaikan, ini masalahnya, tidak perlu penjelasan panjang lebar. Langsung seluruh recording-nya keluar ‘oh iya dulu juga saya mengalami itu’ malah tambahan cerita muncul semua,” ucapnya.

Untuk itu, instruksi Presiden tersebut dilaksanakan oleh Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni PT KAI.

Saat ini sudah dilakulan head of agreement atau awal persetujuan antara PT MRT Jakarta dan PT KAI.

“Sudah tuntas sampai head of agreement. Terima kasih juga untuk PT KAI, sangat membantu ke dalam proses ini. Kerja sama dengan MRT dan pihak-pihak lainnya yang terkait,” tambah Anies.

PT KAI dan PT MRT Jakarta bekerja sama membentuk perusahaan untuk integrasi transportasi Jabodetabek.

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden agar pengelolaan moda transportasi Jabodetabek dapat dilakukan oleh satu otoritas.

Menurut dia, Pemprov DKI Jakarta akan memiliki kontrol pada struktur kepemilikan perusahaan yang akan mengelola moda transportasi tersebut.

 

 

Comments are closed.