Isu Penambahan Masa Jabatan Presiden menjadi 3 Periode

2
30
Isu Penambahan Masa Jabatan Presiden menjadi 3 Periode

Jakarta, NAWACITA- Istana menegaskan Presiden Jokowi sama sekali tidak pernah memikirkan usul penambahan masa jabatan presiden menjadi 3 periode.

“Sampai hari ini presiden sama sekali tidak berpikir itu dan ini juga kalau dibiarkan menjadi kontraproduktif. Karena bagaimanapun mengubah amandemen UUD seperti membuka kotak pandora,” kata Pramono ,Senin (25/11/2019).

Pramono menyebut Jokowi adalah presiden yang dipilih rakyat setelah reformasi. Dia yakin Jokowi bakal patuh terhadap aturan saat ini yakni masa jabatan presiden hanya 2 periode.

Baca Juga : Mendagri : Rekomendasi Ijin FPI Masih di Kaji

“Dan presiden saya yakin beliau tetap. Karena beliau adalah presiden yang dilahirkan oleh reformasi, sehingga beliau akan taat dan patuh kepada apa yang sudah ada. Bahkan partai-partai pun termasuk partai besar mereka beranggapan bahwa gagasan ini terlalu mengada-ada,” ucap Pramono.

Perihal usul ini pertama kali diungkapkan Wakil Ketua MPR Arsul Sani. Belakangan Arsul mengklarifikasi kalau usulan itu bukan dari MPR.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here