Tanah Amblas Akibat Gempa Terjadi Lagi di Pulau Nusalaut

10
14
Tanah Amblas Akibat Gempa Terjadi Lagi di Pulau Nusalaut
Tanah Amblas Akibat Gempa Terjadi Lagi di Pulau Nusalaut

Ambon, NAWACITA – Gempa bumi tektonik pada 4 November 2019 kembali mengakibatkan tanah amblas (penurunan tanah) di desa Leinitu, Pulau Nusalaut, Kabupaten Maluku Tengah, meresahkan masyarakat karena sebelumnya juga terjadi pada 16 Juni 2012.

Kepala Desa Leinitu, Decky Tanasale , dihubungi dari Ambon, Jumat, membenarkan terjadinya kembali tanah amblas sekitar 75 CM dan 11 rumah terancam roboh.
Air laut terlihat di lubang amblasan dengan kedalaman lebih dari 100 meter.

“Saya sedang berada di Masohi, ibu kota Kabupaten Maluku Tengah dalam rangka urusan dinas. Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Maluku Tengah telah meninjau lokasi tersebut,” ujarnya. Dia meminta tim dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) Bandung untuk melakukan penelitian sebagaimana peristiwa serupa pada 16 Juni 2012.

Baca juga: Rumah Dinas Lapas Sintang Memprihatinkan, Pemkab Melawi Tutup mata?

Langkah ini harus segera dilakukan agar hasil penelitian tim dari PVMBG Bandung bisa meredakan keresahan masyarakat karena guncangan gempa susulan di Maluku hingga saat ini tercatat lebih dari 1.800 kali, ” kata Decky.

Sebelumnya, Staf Pusat Vulkanologi dan Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) Bandung, Salwan Palgunadi memastikan terjadi tanah amblas (penurunan tanah) di desa Leinitu dan Sila, pulau Nusalaut, Kabupaten Maluku Tengah pada 16 Juni 2012. Penurunan tanah terjadi karena tekstur tanah berupa bebatuan koral sehingga bila terjadi gempa tektonik membentuk rongga-rongga,” kata Salwan.

Tanah amblas yang ditinjau di desa Leinitu dan Sila itu berdasarkan pengamatan mengakibatkan retak-retak yang melingkar. Jadi masyarakat jangan resah karena tidak berdampak pada terjadinya patahan besar, gelombang pasang (tsunami) maupun munculnya gunung api baru sebagaimana diisukan akhir-akhir ini,” katanya.

Catatan Antara, tanah amblas di desa Leinitu berukuran 2 X 3 meter akibat gempa mengguncang Pulau Nusalaut sejak 1 Juni 2012 dan guncangan kuat pada 16 Juni 2012.
Akibat guncangan pada 16 Juni 2012 tanah terbelah, tiga unit rumah warga mengalami retak-retak dan talud penahan ombak patah

10 KOMENTAR

  1. Its such as you learn my mind! You appear to grasp a lot about this, such as you wrote the e book in it or something. I believe that you could do with a few p.c. to power the message home a bit, but other than that, this is magnificent blog. A fantastic read. I will definitely be back.

  2. I’m really enjoying the theme/design of your web site. Do you ever run into any browser compatibility problems? A number of my blog audience have complained about my blog not working correctly in Explorer but looks great in Safari. Do you have any suggestions to help fix this problem?

  3. Excellent items from you, man. I have keep in mind your stuff prior to and you’re just extremely great. I really like what you’ve got right here, certainly like what you are stating and the best way in which you say it. You make it entertaining and you still care for to stay it wise. I can not wait to read far more from you. That is really a wonderful web site.

  4. Somebody essentially help to make seriously articles I would state. This is the very first time I frequented your website page and thus far? I amazed with the research you made to create this particular publish extraordinary. Excellent job!

  5. Thanks for sharing superb informations. Your website is very cool. I’m impressed by the details that you have on this website. It reveals how nicely you perceive this subject. Bookmarked this website page, will come back for more articles. You, my friend, ROCK! I found simply the information I already searched all over the place and simply could not come across. What a perfect web-site.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here