Menkopolhukam Sebut Pemekaran Wilayah Papua Perlu Dilakukan

2
169
Menkopolhukam Sebut Pemekaran Wilayah Papua Perlu Dilakukan

Jakarta, NAWACITA – Menteri Kordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD menilai meski pemerintah kini masih berlakukan moratorium terhadap pemekaran daerah, secara Politis, ekonomis dan Administratif Tanah Papua perlu dilakukan pemekaran wilayah.

Pernyataan ini Mahfud ungkapkan guna menyoroti rencana pemekeran Provinsi di Tanah Papua yang akan dilakukan Kementerian Dalam Negeri.

“Secara umum ada moratorium, tapi kan untuk Papua itu baik secara politis, secara ekonomis, secara administratif diperlukan pemekaran,” tutur Mahfud di Jakarta, Jumat (1/11/2019).

Mahfud menjelaskan rencana pemekaran 2 wilayah ini sepenuhnya berada dibawah naungan Kementerian Dalam Negeri, sehingga dirinya mengaku tak dapat mengintervensinya. Namun rencana ini menurutnya telah dirinya bahas bersama dengan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

“Oleh sebab itu saya sudah bicara dengan Mendagri pemekaran itu akan dilakukan,” ungkapnya.

Lebih lanjut untuk menghindari kecemburuan sosial antar daerah di Indonesia karena pemekaran ditengah Moratoriun, Mantan Hakim MK ini menekankan  Pemerintah akan mencari caranya agar hal itu tidak terjadi.

“Tapi tentu dicari jalan proseduralnya agar tidak menimbulkan apa yang disebut tadi kecemburuan dan sebagainya, kalau Papua itu kan memang nampaknya alternatifnya dimekarkan,” tegasnya.

Sebagai informasi, usai menemani Presiden, Joko Widodo berkunjung ke Papua, Mendagri, Tito Karnavian memastikan akan ada 2 provinsi baru di Papua, 1 provinsi sudah disepakati bernama Papua Selatan sementara 1 Provinsi lagi belum menyampai kata sepakat. Langkah pemekaran ini merupakan tindak lanjut dari usulan tokoh tokoh papua saat bertemu Jokowi di Istana negaram pasca kerusuhan melanda daerah itu.
Meski begitu sejak 2014 lalu, Pemerintah telah memberlakukan moratorium pemekaran daerah, sehingga tidak ada lagi daerah yang boleh melakukan pemekaran wilayah.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here