Pengamanan Mendikbud di Papua Diperketat

48
159
Pengamanan Mendikbud di Papua Diperketat

Papua, NAWACITA- Kunjungan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy ke Papua memasuki hari kedua. Pengamanan Muhadjir pada hari kedua ini diperketat.

Kapolres Jayawijaya AKBP Tonny Ananda Swadaya mengatakan kejadian penusukan Menko Polhukam Wiranto di Pandeglang, Banten beberapa waktu lalu menjadi pelajaran. Karena itulah, pengamanan untuk Mendikbud hari ini diperketat menjadi tiga ring.

“Ring satu ada 25 (personel), ring dua dipertebal ada 30 orang, ring tiga 50. Jadi tiga lapis kita melakukan pengamanan,” ujar Tonny Ananda saat dihubungi detikcom, Rabu (16/10/2019).

Baca Juga : Yunarto Sarankan Prabowo Tidak Duduki Jabatan Menteri

Tonny Ananda menyatakan pihaknya mengantisipasi adanya masyarakat yang mendekat dan bertindak kejahatan. Bahkan, polisi juga melibatkan badan intelegen, reskrim dan brimob untuk membatasi interaksi Muhadjir dengan masyarakat.

“Kemudian yang dekat dengan Pak Menteri harus betul-betul ekstra pengamanannya. Jadi tidak leluasa seperti pola-pola kemarin agar mengantisipasi jangan sampai tiba-tiba ada masyarakat yang ngomong ataupun bertindak kejahatan,” katanya.

“Kita berorientasi atas kejadian kemarin. Jadi sangat diperketat. Ring satu kita libatkan badan intelegen, reskrim dan brimob seperti itu,” sambungnya.

Selain itu, kata Tonny Ananda, pihaknya mengantisipasi penyerangan kelompok sparatis bersenjata KKB. Sehingga, lanjut dia, pengamanan pun tetap berjaga ketika Muhadjir tengah istirahat di hotel.

 

Comments are closed.