Mundur dari Kabinet, Yasonna dan Puan Siap Dilantik jadi DPR RI

1
1228
Dua Menteri dari Kabinet Kerja Jokowi telah mengajukan pengunduran diri. Keduanya terpilih menjadi anggota DPR RI di periode pemerintahan selanjutnya. Satu adalah Yasonna Laoly, sementara satu lainnya adalah Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Puan Maharani.
Mundur dari Kabinet, Yasonna dan Puan Siap Dilantik jadi DPR RI

Jakarta, NAWACITA – Dua Menteri dari Kabinet Kerja Jokowi telah mengajukan pengunduran diri. Keduanya terpilih menjadi anggota DPR RI di periode pemerintahan selanjutnya. Satu adalah Yasonna Laoly, sementara satu lainnya adalah Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Puan Maharani.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly secara resmi mundur dari jabatannya di Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla per 1 Oktober 2019.

Baca Juga: Jihad Prof. Yasonna Laoly dalam RUU KUHP

Diketahui, keputusan ini diambil menyusul terpilihnya ia menjadi salah satu anggota DPR RI periode 2019-2024 yang akan resmi dilantik di hari yang sama dengan pengunduran dirinya.

Sebelumnya ia mencalonkan diri dari partai yang selama ini mengusungnya, PDI-P dan mewakili daerah pemilihan Sumatera Utara I dan berhasil memenangkan suara hingga mengantarnya ke Senayan.

Padahal, jika tidak mengundurkan diri, masa jabatannya sebagai seorang menteri akan segera berakhir kurang dari satu bulan, yakni pada 20 Oktober 2019. Surat pengunduran diri sudah diserahkan kepada Presiden Joko Widodo pada Jumat (27/9/2019) kemarin.

Dalam suratnya, Yasonna menyebut, sebagai seorang menteri ia tidak dibenarkan memiliki rangkap jabatan, untuk alasan itulah ia mengundurkan diri. Aturan itu mengacu pada pasal 23 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara.

Atas pengunduran dirinya ini, ia juga menyampaikan terima kasih sekaligus permohonan maafnya kepada Presiden. Ucapan terima kasih ia haturkan, karena telah diberi kesempatan dan kepercayaan untuk mengemban amanah menjadi seorang menteri.

“Selain itu, saya juga meminta maaf apabila selama menjabat seagai menteri terdapat banyak kekurangan dan kelemahan,” tulis Yasonna. Dengan dilantiknya Yasonna menjadi anggota legislatif pada 1 Oktober mendatang ia resmi menyerahkan jabatan menterinya kepada seorang pelaksana harian yang akan dipilih oleh Presiden.

Menteri koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan Puan Maharani, juga terpilih menjadi anggota DPR periode 2019-2024  dari daerah pemilihan Jawa Tengah 5 dan meraih suara terbanyak.

Dalam aturan memang disebut menteri dilarang merangkap jabatan sebagai pejabat negara lain. Jadi kemungkinan besar Puan Maharani akan mengundurkan diri. Menteri Sekretaris Negara mengatakan Presiden akan mengangkat pelaksana tugas menteri yang dilantik sebagai anggota DPR.

Comments are closed.