BJ Habibie, Semangat Membara Di Usia yang Senja

18
888
BJ Habibie, Semangat Membara Di Usia yang Senja
BJ Habibie, Semangat Membara Di Usia yang Senja

Jakarta, NAWACITA – Presiden ke-3 Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia pada Rabu (11/9/2019) pukul 18.00 WIB, setelah menjalani perawatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Mengenang BJ Habibie, mengenang semangatnya yang teteap membara. Dalam sejumlah kesempatan, Habibie selalu mengatakan, bahwa usianya boleh bertambah, tetapi jiwa dan semangatnya tetap membara. Seperti diungkapkan Habibie saat merayakan ulang tahunnya yang ke-83 pada Juni 2019 lalu.

Saat itu, pria kelahiran 25 Juni 1936 ini mengucapkan terima kasih atas ucapan selamat ulang tahun yang diberikan kepadanya, saat ia mengawali orasi ilmiahnya di Balai Sidang Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat.

Habibie mengatakan, meski kini sudah 83 tahun, jiwanya tetap merasa seperti berusia 38 tahun.

“Saya bilang, usia saya 83, tapi jiwanya 38,” kata mantan Menteri Riset dan Teknologi ini, 25 Juni 2019. Kala itu, Habibie mengatakan, ia fokus menjaga kesehatannya.

Sementara, pada Agustus 2018, Habibie memberikan semangat kepada generasi muda, saat peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) yang ke-23 tahun 2018 di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

“Hari ini kita kenang hari kebangkitan teknologi nasional. Saya bersyukur melihat anak muda, cucu bagi saya. Kalau saya ini sudah 82 tahun. Naik tangga aja susah. Tapi otaknya seperti masih usia 28 tahun,” kata Habibie.

Ia mengingatkan, Indonesia butuh manusia yang unggul dan berdaya saing kuat.
Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya.
Sebelum meninggal, keluarga dekat sudah berkumpul di RSPAD Gatot Soebroto, tempat Habibie dirawat (kmpc).

Diketahui, Habibie telah menjalani perawatan intensif di rumah sakit sejak 1 September 2019.

Selamat jalan, Pak Habibie…

Comments are closed.