Porprov Bali 2019 di Tabanan Resmi Dimulai

16
202
Porprov Bali 2019 di Tabanan Resmi Dimulai
Tabanan, NAWACITA – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XIV 2019, resmi dimulai setelah dibuka Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) dengan penyulutan api bersama maskot patung Siteng yang terbuat bambu setinggi 6 meter di Panggung Terbuka Garuda Wisnu Serasi, Kabupaten Tabanan, Bali, Senin petang.

Koresponden Antara di Tabanan, Selasa pagi, melaporkan pemerintah kabupaten setempat dengan anggaran yang seadanya telah mampu menampilkan pembukaan yang cukup meriah dan elegan yang menggabungkan antara sport, tourism and culture.

Acara pembukaan diawali dengan pementasan seni dan budaya dari ratusan seniman di Tabanan, ditambah arak-arakan maskot “Siteng” setinggi 6 meter dan parade ribuan para atlet, kontingen dari sembilan Kabupaten/Kota di Bali itu juga disaksikan para turis asing yang kebetulan lewat.

Setelah parade yang digelar sekitar pukul 14.00 Wita hingga sore itu dilanjutkan dengan pembukaan secara resmi di Panggung terbuka Garuda Wisnu Serasi, oleh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Artha Ardana Sukawati, sekaligus melakukan penyulutan Api Suci Porprov Bali XIV tahun 2019 sebagai tanda pembukaan secara resmi.

Baca juga: Kapolri Minta Buru Aktor Intelektual Kerusuhan di Papua

Acara pembukaan juga dihadiri Ketua DPRD Bali, I Nyoman Adi Wiryatama, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, Ketua DPRD Tabanan, Forkompinda, Jajaran penurus KONI se-Bali dan undangan lainnya.

Selaku Ketua Panitia Induk Porprov Bali XIV, Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya melaporkan bahwa pembukaan Porprov Bali dimulai secara resmi dari 9-19 September, namun karena hal teknis ada beberapa cabang olahraga telah terlebih dahulu dilaksanakan pertandingannya, yakni 1 September.

Sesuai dengan tema sport, tourism and culture, penyelenggaraan olahraga dari Porprov Bali XIV tahun 2019 disebar di seluruh Kecamatan di Tabanan, guna penyelenggaraan Porprov ini bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Tabanan, serta memperkenalkan kepada khalayak luas tentang potensi pariwisata serta budaya lokal di Kabupaten Tabanan.
Sanjaya menambahkan jumlah atlet yang ikut dalam pagelaran Porprov tahun ini sebanyak 6.121 atlet yang akan bertanding di 37 cabor yang akan dipertandingkan.

Baca juga: Natalius Pigai Tidak Lolos Seleksi KPK, Pigai Gugat KPK ke PTUN

Menanggapi kemeriahan acara, Wagub Cok Ace mengungkapkan kebanggaannya karena Porprov Bali bisa berlangsung secara berkelanjutan dengan tuan rumah secara bergiliran antara Kabupaten/Kota se-Bali dalam kurun dua tahun sekali.

“Hal ini menunjukkan komitmen bersama untuk senantiasa memantapkan komitmen untuk pemerataan prestasi olahraga di seluruh Bali. Saya memberikan seluruh apresiasi pada segenap jajaran KONI Bali beserta seluruh jajaran Pembina olahraga di Provinsi Bali yang telah bekerja keras serta penuh pengabdian telah melaksanakan pembinaan sampai ke seluruh pelosok pedesaan serta terselenggaranya Porprov tahun ini,” ucapnya.

Cok Ace juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tabanan dan segenap jajaran beserta masyarakat Tabanan. “Saya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada saudari Bupati Tabanan dan segenap jajaran beserta seluruh masyarakat Kabupaten Tabanan yang telah menyiapkan pagelaran Porprov tahun ini dengan maksimal. Mulai dari penataan sarana dan prasarana sampai pada partisipasi langsung seluruh komponen masyarakat Tabanan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan bahwa ajang Porprov Bali 2019 adalah puncak kompetisi seluruh atlet di Bali, dalam hal ini Porprov Bali bukan hanya sekedar peraihan emas atau menaikkan peringkat daerah sebagai ukuran keberhasilan atas pembinaan. “Saya mengingatkan ajang ini merupakan evaluasi secara menyeluruh untuk mendapatkan hasil yang terbaik,” katanya.

Setelah acara, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, menyampaikan kepada atlet Tabanan agar selalu berjuang dan selalu mempunyai keyakinan. “Mudah-mudahan dengan selalu berjuang, dan menghormati proses. Apapun hasilnya nanti, yang penting atlet kita punya keyakinan dan mereka berjuang dengan baik mempertahankan apa yang mereka komitmenkan untuk nama baik Daerah. Dn minimal ada peningkatan, dan kita tetap doakan yang terbaik,” ucap Bupati Eka.

Comments are closed.