Mahfud MD: Revisi UU KPK, Publik Mesti Tahu

0
130
Mahfud MD: Revisi UU KPK, Publik Mesti Tahu
Mahfud MD: Revisi UU KPK, Publik Mesti Tahu

Yogyakarta, NAWACITA – Pakar Hukum Tata Negara sekaligus Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD berharap revisi Undang-Undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK yang diusulkan oleh Badan Legislatif (Baleg) DPR RI tidak berlangsung terburu-buru. Usulan Baleg hari ini diterima oleh Rapat Paripurna DPR.

Menurut dia, DPR perlu mengomunikasikan rencana revisi UU kepada publik. Dengan demikian, masyarakat mendapatkan informasi mengenai pasal-pasal yang akan diubah dalam revisi UU KPK tersebut.

“Revisi UU KPK agar dibicarakan lebih hati-hati dan mungkin lebih jernih tidak seperti mau kejar setoran begitu,” kata Mahfud saat ditemui di Gedung Auditorium Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Kamis (5/9).

Menurut Mahfud, upaya revisi UU tentang KPK sebaiknya bisa menunggu masa kerja anggota DPR RI Periode 2019-2024 yang tidak lama lagi akan dilantik. “Sebaiknya menunggu DPR baru, kan bulan depan sudah ganti. Tidak sampai sebulan lagi ya tinggal tiga minggu DPR ganti,” kata dia.

Pada era reformasi, kata Mahfud, masyarakat perlu dilibatkan untuk memberikan masukan dalam setiap proses legislasi. “Kalau zaman Orde Baru (orba) dulu kan dominasi pemerintah. Begitu diumumkan hanya basa basi rakyatnya. Sekarang kan rakyat harus didengar juga apa maunya,” tuturnya.

Rapat Paripurna DPR pada Kamis (5/9) menyetujui usulan revisi dua UU yang diusulkan Baleg DPR, yaitu RUU tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (MD3) dan RUU Perubahan atas UU No. 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK).