Belajar dari New York, Anies akan Tata Trotoar Jakarta

0
110
Belajar dari New York, Anies akan Tata Trotoar Jakarta
Belajar dari New York, Anies akan Tata Trotoar Jakarta

Jakarta, NAWACITA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut penataan pedagang di trotoar dilakukan di berbagai negara. Dia menyebut New York, Amerika Serikat (AS) sebagai pengelola pedagang di trotoar terbaik.

“Di seluruh dunia, yang namanya sidewalk itu ya ada untuk jalan kaki, ada untuk berjualan. Ada yang berjualannya permanen, ada yang berjualannya mobile. Yang permanen itu kios-kios, toko buku, itu banyak yang permanen,” ucap Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Anies berpandangan, seharusnya memang ada pembagian fungsi trotoar. “Saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang membahas aturan tersebut”
“Memang trotoar itu harus dibagi nantinya, mana yang dipakai untuk pejalan kaki, mana yang bisa untuk berjualan dan ini yang sekarang kita akan buat di kawasan mana pembagiannya seperti apa, ada aturannya itu,” kata Anies.

Sementara itu, Dinas Bina Marga DKI Jakarta menjamin pembagian trotoar untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) tidak akan merampas hak pejalan kaki. Trotoar yang akan ditempati PKL haruslah trotoar yang sudah memberi ruang pada pejalan kaki.

“Kan aku bilang, itu disesuaikan dengan kondisi trotoar masing-masing wilayah, kan beda-beda. Intinya itu PKL tuh tidak boleh mengokupasi hak pejalan kaki. Kalau hak pejalan kaki itu sudah ada, lebar, nah baru gitu loh,” ucap Kepala Dinas Bina Marga, Hari Nugroho, saat dihubungi, Senin (2/9).

Hari menerangkan, pembangunan trotoar di Jakarta akan mengutamakan pejalan kaki. “Jadi memang kita ya nomor satu memang pejalan kaki, itulah yang kita utamakan,” kata Hari.