Moeldoko: Pintu Dialog dengan FPI Ditutup

1
756

Jakarta, NAWACITA – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko di Istana Negara, Jakarta Pusat, mengatakan dengan tegas bahwa Pemerintah menutup pintu dialog dengan ormas Front Pembela Islam (FPI). Bagi pemerintah, tak ada yang perlu didiskusikan lagi dengan ormas Islam tersebut, (6/8/2019).

“Tidak perlu ada dialog, sepanjang FPI mengikuti aturan mainnya, selesai semuanya. jadi, gak perlu ngeyel?” kata Moeldoko.

Moeldoko meminta FPI tak mengembangkan ideologi lain di Indonesia. Kalau mau, FPI harus kembali ke khitah NKRI. Menurutnya, permasalahan FPI akan selesai jika ormas yang identik dengan Habib Rizieq Syihab itu mendeklarasikan Pancasila sebagai ideologi.

Untuk diketahui, proses perpanjangan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) FPI di Kemendagri hingga saat ini belum selesai. Satu hal yang jadi permasalahan yakni tentang AD/ART FPI yang menyinggung soal khilafah dan NKRI Bersyariah.

Moeldoko menyebut FPI harus mengubahnya. Jika sudah diubah, Moeldoko memastikan tak ada lagi persoalan yang menerpa FPI.

“Ya harus ubah, kalau nggak ubah… Nah baru berdialog kalau mau mengubah. Kalau nggak mau mengubah apa yang perlu didialogkan. Jadi intinya tidak perlu dialog, tapi FPI mengubah, dengan sendirinya sudah selesai persoalannya,” imbuh Moeldoko.

FPI merespons pernyataan Moeldoko. Menurut FPI, dialog tentang khilafah bisa menjelaskan permasalahan.

Comments are closed.