Orang Tua Berburu Daftarkan Anaknya, di PDDB Sistem Zonasi Jakarta

2
241

Jakarta, NAWACITA- Sejumlah orang tua rela izin tidak masuk kerja untuk mengantar anak mereka mendaftar ke sekolah yang diinginkan. Diketahui Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi dibuka mulai Senin 24 Juni 2019.

Di SMAN 1 Jakarta, Jalan Budi Utomo, Jakarta Pusat misalnya. Beberapa orang tua bersama anaknya sudah datang sejak pukul 06.00 WIB agar mendapat antrean lebih awal.

“Tadi sekitar pukul enam ke sini supaya cepet,” ujar Suprihanto di SMAN 1 Jakarta, dikutip Antara.

Meski datang sejak pagi, panitia PPDB setempat baru membuka registrasi pukul 08.00 WIB. Sementara panitia memperbolehkan para orang tua masuk ruang pendaftaran sejak pukul 07.30 WIB.

Mereka datang lebih awal agar anaknya diterima di SMAN 1 Jakarta. Mengingat kuota yang disediakan di sekolah ini sebanyak 260 kursi.

Proses PPDB ini membuat beberapa orang tua memilih izin ke kantor untuk tidak masuk kerja hari ini. Suprihanto satu di antaranya. Dia terpaksa izin tidak bekerja hari ini karena tahu pendaftaran akan memakan waktu yang cukup lama.

Hal sama juga dilakukan Deni. Hari ini dia juga tak masuk kerja demi anaknya mendaftar di SMAN 1 Jakarta.

“Ya mau bagaimana lagi mas, demi anak, tidak masuk satu hari tidak apa-apa,” ujar Deni.

Menurut Deni, sejauh ini pelaksanaan PPDB di Jakarta dinilai lancar, terlebih sistem pendaftaran dilakukan secara online. Sehingga dia datang ke sekolah yang dituju untuk registrasi ulang dan menyerahkan berkas-berkas yang diperlukan.

Sementara itu, panitia PPDB SMAN 1 Jakarta membuka empat loket untuk mengantisipasi menumpuknya antrean. Pun demikian fasilitas penunjang seperti komputer juga telah disiapkan.

“Kita sudah menyiapkan tim membuka loket dengan buka banyak loket. Kita memfasilitasi orang tua yang mendaftar, kita siapkan komputer, yang tidak sempat menginput mereka boleh mengisi di fasilitas yang kita berikan,” ujar anggota tim PPDB SMAN 1 Jakarta, Iman.

Kondisi serupa terlihat di SMKN 1 Jakarta. Sejumlah orang tua juga rela izin tidak masuk kerja untuk mengantarkan anak mereka mendaftar.

Hanya saja penerimaan siswa baru SMA dengan SMK berbeda. Jika PPDB SMA menerapkan sistem zonasi, maka SMK menggunakan sistem seleksi berdasarkan nilai Ujian Nasional (UN) atau non zonasi.

Para calon peserta didik juga dites fisik seperti pemeriksaan seluruh anggota badan serta tes buta warna.

Sebagai informasi, berdasarkan dari petunjuk teknis (Juknis) Dinas Pendidikan DKI Jakarta, pelaksanaan PPDB jalur zonasi akan berlangsung pada tanggal 24 sampai 26 Juni untuk pendaftaran sekolah dan verifikasi berkas persyaratan.

Pengumuman penerimaan akan dilakukan pada 26 Juni sore, ada pun proses lapor diri dilaksanakan pada 27-28 Juni.

Comments are closed.