Bali, NAWACITA- TNI-Polri siap mengamankan arus mudik dan balik selama Lebaran 2019. Operasi Ketupat 2019 ini bakal mulai berlaku selama 18 hari terhitung sejak 29 Mei-15 Juni 2019.

Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard , Berkaitan operasi ketupat kami dibantu bersama stake holders lebih dari 3 ribu personel, pos-pos entry point dan Gilimanuk maupun Pelabuhan Padangbai dan pelabuhan lain sudah kami jaga bersama Polri dan stake holders lainnya. Denpasar, Bali, Selasa (28/5/2019).

Selain aparat gabungan, Polda Bali juga mengerahkan 5 unit ranmor R2Wal, 6 unit R2 Raimas, 6 unit Ranmor R4Patroli, 5 unit R4Wal, 1 unit Ranmor R4 ambulans, 2 unit Ranmor R6, dan 2 unit Rantis Brimob. Kemudian 2 unit Kapal C3, 1 unit kapal C2, dan unit satwa K9 serta kuda.

Golose mengatakan pihaknya menambah waktu dua hari untuk operasi ketupat di Bali. Sebab, selama musim libur Lebaran diprediksi kunjungan wisatawan domestik ke Bali bakal meningkat.

Jadi hal ini seperti tahun-tahun sebelumnya yang sudah saya lakukan dan mulai 2017 sampai sekarang tidak ada penumpukan baik di Gilimanuk maupun Padangbai semua bisa kita bekerja sama dengan Kemenhub, kita bekerja sama dan tidak ada hal-hal signifikan selama 3 tahun ini,” sambung Golose.

Dia pun menjamin keamanan selama libur Lebaran di Pulau Dewata. Dia juga sudah memetakan di Bali nihil kerawanan.

Baca juga :  Maksimalkan Pelayanan Masyarakat, Lapas Kelas IIB Sukabumi Luncurkan Inovasi SiLAPSMI dan e-Paspay