Menkes: Petugas KPPS Meninggal, Banyak Punya Riwayat Penyakit Jantung

50
153

Jakarta NAWACITA – Banyaknya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2019 yang meninggal menjadi perhatian Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Menteri Kesehatan Nila F Moeloek pun meminta Dinas Kesehatan di seluruh provinsi di Indonesia untuk melaporkan penyebab meninggalnya para petugas. Pasalnya, menurut Nila, sejauh ini Kemenkes baru menerima data laporan lengkap dari Dinkes Provinsi DKI Jakarta.

Berdasarkan laporan tersebut, petugas pemilu yang meninggal dunia di DKI Jakarta mencapai 18 orang, sementara petugas yang sakit sebanyak 2.641 orang.

“Dari 18 orang yang meninggal diketahui 8 orang meninggal akibat infark miokard atau serangan jantung mendadak. Kemudian gagal jantung, liver, stroke, gagal pernafasan, dan infeksi otak meningitis,” ujar Nila di Kantor KPU RI, Jakarta, Rabu (8/5).

Pihaknya merinci, petugas KPPS yang meninggal paling banyak berusia 50-70 tahun. Dari 18 orang meninggal, diketahui dua orang berusia 70 tahun, lima orang berusia 60-69 tahun, dan delapan orang berusia 50-59 tahun.

Nila menjelaskan, kelelahan karena menjalani tugas sebagai anggota KPPS, akhirnya memicu penyakit mereka kambuh.

“Petugas ini kan relawan, mereka mau menjadi petugas dan tidak ada pemeriksaan kesehatan sebelumnya. Setelah ditanyakan (ke keluarga) mereka punya riwayat penyakit sebelumnya,” kata dia.

Nila berharap audit medis dan otopsi verbal yang dilakukan Dinkes di masing-masing provinsi untuk mengetahui penyebab kematian petugas dapat segera diselesaikan dan dilaporkan kepada Kemenkes secepatnya.

“Kami akan tetap review penyebab (kematian) tersebut dan akan kami laporkan kepada KPU,” kata Nila.

Selain itu, pihaknya juga telah mengeluarkan surat edaran untuk menugaskan Dinkes di tiap provinsi untuk membantu pengawasan kesehatan petugas pemilu.

Nila mengatakan, Dinas Kesehatan di masing-masing provinsi lain akan segera menyelesaikan laporannya. Setelah laporan selesai, ia berjanji akan kembali menggelar jumpa pers untuk melaporkannya kepada publik.

Sejauh ini, jumlah petugas penyelenggara pemilu yang meninggal dunia mencapai 456 orang. Sementara, 3.658 lainnya dilaporkan sakit. Angka ini mengacu pada data Komisi Pemilihan Umum (KPU) per Selasa (7/5/2019).

Comments are closed.